Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BI DIY Dorong Kerja Sama Sektor Pertanian untuk Program MBG: Minimalisasi Dampak Efisiensi Anggaran Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Gregorius Bramantyo • Selasa, 25 Februari 2025 | 05:15 WIB
HEADSHOT: Kepala Perwakilan BI DIY Ibrahim.
HEADSHOT: Kepala Perwakilan BI DIY Ibrahim.

 

 

JOGJA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY mendorong pertumbuhan sektor-sektor baru sebagai respons terhadap Inpres No 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan program makan bergizi gratis (MBG) yang dapat berkolaborasi dengan sektor pertanian.

Kepala Perwakilan BI DIY Ibrahim mengatakan, potensi kerja sama dengan sektor pertanian ini perlu digali lebih dalam.

Tujuannya untuk menarik sektor tersebut sebagai off taker atau pemasok kebutuhan bagi program MBG.

Sebab, langkah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah merupakan upaya realokasi untuk kebijakan yang lebih strategis.

Dengan realokasi ini, BI DIY berharap dampak negatif dapat diminimalisasi dan potensi yang ada dapat dioptimalkan.

“Tidak semata-mata efisiensi, tapi realokasi pada sektor-sektor baru juga akan tumbuh lebih cepat," katanya, Senin (24/2/2025).

Menurutnya, dengan adanya permintaan baru terkait program MBG, sektor pertanian berpotensi untuk berkembang.

Meskipun program MBG baru berjalan sebulan, BI DIY tetap optimistis meski ada tantangan, potensi yang ada dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Kami ingin memastikan program ini berhasil, dan akan melakukan evaluasi bersama untuk memastikan efektivitasnya. Kami juga akan terus mendukung dan mengawasi perkembangan program MBG,” tegasnya.

Ibrahim menyebut indeks keyakinan konsumen (IKK) juga masih di level optimis. Hal itu menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam membuat outlook. Meskipun di satu sisi ada tantangan.

"Kami shifting ini, ada potensi-potensi yang bisa ditarik dari program MBG sehingga bisa berkembang lebih cepat," jelasnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI DIY Hermanto menyampaikan, ada beberapa komoditas yang berhubungan langsung dengan program MBG.

Komoditas tersebut seperti beras, telur, ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, hingga bumbu. Di hulunya dengan meningkatkan produktivitas.

“Ada beberapa kelompok yang menjadi mitra kami, ada beras, bawang merah, dan cabai,” ujarnya.

Menurutnya, kemungkinan komoditas yang terdampak langsung adalah beras. Namun, ada kebutuhan lain yang belum bisa dipenuhi sendiri. Seperti telur ayam ras, daging ayam, dan daging sapi. Sehingga perlu bekerjasama dengan daerah lain. (tyo/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#realokasi anggaran #program mbg #Makan Bergizi Gratis #Sektor Pertanian #BI DIY #pertumbuhan ekonomi