Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mampu Bangkit dari Kasus Korupsi Mantan Pengurusnya, PMI Kota Jogja Susun Program Kerja 2025 melalui Muskerkot

Heru Pratomo • Senin, 24 Februari 2025 | 02:58 WIB
Muskerkot PMI Kota Jogja
Muskerkot PMI Kota Jogja

 

JOGJA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja mulai bangkit. Setelah didera masalah internal karena mantan pengurusnya terlibat kasus korupsi, PMI Kota Jogja mulai berbenah.

Evaluasi program kerja 2024 serta perencanaan utnuk 2025 pun disusun dalam musyawarah kerja kota (Muskerkot) PMI Kota Jogja yang digelar di Kantor PMI Kota Jogja pada Minggu (23/2).

Plt Ketua PMI Kota Jogja Haka Astana mengatakan, berbagai perbaikan dilakukan meliputi penyempurnaan markas hingga pengelolaan keuangan yang akuntabel. "Pada 2024 kami mengelola anggaran Rp 32 miliar dan masih ada sisa Rp 1,4 miliar," ungkap Haka.

Mantan Kapolda DIY itu menambahkan,  beberapa permasalahan yang ada di PMI Kota Jogja sedikit demi sedikit terselesaikan sesuai harapan. “Melalui kegiatan ini agar bisa memberikan informasi apa yang telah dikerjakan kepada masyarakat,” ucapnya.

 

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo pun mengapresiasi kinerja jajaran PMI Kota Jogja yang mampu bangkit setelah didera persoalan hukum mantan pengurusnya. Menurut dia, berbagai perbaikan sudah terlihat. "Kantor PMI Kota yang dulu kotor, kumuh sekarang kan terlihat bersih, penambahan fasilitas pelayanan juga banyak," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gusti Prabu juga mewanti-wanti pengurus PMI Kota Jogja jangan sampai pengurus maupun relawan PMI Kota Jogja memiliki pikiran untuk korupsi.“Rp 1.000 saja jangan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengapresiasi peran dan fungsi PMI sangat besar dalam mendukung pembangunan Kota Jogja, terutama dalam bidang kesehatan dan penanganan bencana.

Misalnya penyediaan darah dan berbagai bantuan kedaruratan dan kemanusiaan saat bencana, maupun pertolongan pertama pada kedaruratan. Oleh sebab itu Wawan mengajak pihak terkait mendukung PMI Kota Jogja. "Kita harus support. PMI menjadi garda depan apabila terjadi bencana seperti banjir dan sebagainya. Menolong korban-korban yang menbutuhkan bantuan dan kebutuhan darah bagi masyarakat," katanya.

Editor : Heru Pratomo
#Kota Jogja #kebencanaan #PMI #Kesehatan #wakil wali kota #Haka Astana #GBPH Prabukusumo #Korupsi #Wawan Harmawan