Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Instruksi Megawati, Sejumlah Kepala Daerah PDIP Transit di Jogja: PHRI DIY Sebut Banyak Keluarga Menginap di Hotel Wilayah Kota dan Sleman

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 22 Februari 2025 | 05:10 WIB

LOKASI RETRET: Nantinya, ratusan kepala daerah akan berkumpul di Wisma Sumbing sebelum memasuki gerbang utama Akmil Magelang.  (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
LOKASI RETRET: Nantinya, ratusan kepala daerah akan berkumpul di Wisma Sumbing sebelum memasuki gerbang utama Akmil Magelang. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)


JOGJA – Sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan (PDIP) yang akan mengikuti agenda retret di Akmil Magelang, Jawa Tengah diketahui sudah terlanjur melakukan perjalanan dari tempat asalnya Jumat (21/2/2025).

Namun, para kepala daerah itu memilih transit sementara di DIY menyusul instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta menunda keberangkatan mereka ke Magelang.

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan, meskipun kepala daerah tersebut tidak melanjutkan perjalanan ke Magelang, banyak keluarga mereka yang tetap menginap di DIY, meski tidak ikut dalam retret. 

"Kebanyakan mereka menginap di wilayah Kota Jogja bagian utara dan Sleman, hanya stay tanpa mengikuti agenda retret," ujarnya saat dihubungi, Jumat (21/2/2025).

Meski begitu, Deddy belum dapat menghitung secara pasti dampak dari penundaan keberangkatan terhadap okupansi hotel di DIY. Dari informasi yang dia terima dari pihak hotel, kebanyakan yang meninap di Jogja adalah keluarga mereka.

“Sejak sore kemarin (Kamis, 20/2/2025) hingga siang tadi (Jumat, 21/2/2025) banyak kepala daerah dari kubu merah yang memilih tetap tinggal di Jogja meski tidak ke Magelang, tapi tetap stay di Jogja. Hanya berapa persennya itu sedikit, tidak banyak,” bebernya.

"Dari keluarga kepala daerah yang menginap ini dapat membantu meningkatkan okupansi hotel di Jogja sekitar 10 sampai 15 persen," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada kadernya yang terpilih menjadi kepala daerah untuk tidak mengikuti retret yang dilakukan oleh pemerintah di Magelang, Jawa Tengah.

Instruksi tersebut buntut dari dinamika politik nasional, di mana Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis (20/2/2025).  

Adapun surat instruksi tersebut tertuang dengan dengan nomor surat 7294/IN/DPP/II/2025. Tertanggal 20 Februari 2025.

Dalam surat yang beredar, tertuang arahan kepada seluruh kepala daerah diusung oleh PDIP dilarang untuk mengikuti retret yang akan digelar mulai 21 Februari 2025 hingga 28 Februari 2025.

Kemudian, untuk para kepala daerah yang telah melakukan perjalanan ke Magelang untuk segera berhenti dan menunggu arahan selanjutnya yang akan diberikan langsung oleh Megawati. (tyo/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Akmil Magelang #megawati #phri diy #ketum pdi perjuangan #Retret #menginap #PDI Perjuanagan