Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Imbas Efisiensi Anggaran, Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Tak Berdampak Signifikan pada Industri Pariwisata: Ini Penjelasan GIPI DIY

Gregorius Bramantyo • Kamis, 20 Februari 2025 | 05:00 WIB
LOKASI RETRET: Nantinya, ratusan kepala daerah akan berkumpul di Wisma Sumbing sebelum memasuki gerbang utama Akmil Magelang.  (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
LOKASI RETRET: Nantinya, ratusan kepala daerah akan berkumpul di Wisma Sumbing sebelum memasuki gerbang utama Akmil Magelang. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

JOGJA – Sebanyak 505 kepala daerah terpilih akan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.

Namun sayangnya, retret yang berlangsung selama sepekan tersebut diperkirakan tidak berdampak pada sektor pariwisata dan hospitality di DIY.

Hal itu disebabkan oleh efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang mengharuskan para kepala daerah datang tanpa membawa rombongan. Sehingga mereka tidak dapat berpartisipasi dalam industri pariwisata di DIY.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardyanto mengatakan, industri pariwisata DIY menjadi salah satu sektor yang terdampak pada kebijakan tersebut.

Sebab, sebelumnya saat pembekalan menteri, para peserta membawa keluarga serta rombongannya.

Ini praktis berimbas signifikan pada industri pariwisata di DIY. Karena, yang terjadi kali ini berbeda.

“Kalau berdampak sedikit, mungkin. Tapi kami belum bisa memastikannya karena kalau yang sekarang ini pasti terkait dengan kebijakan efisiensi itu. Sehingga mereka tidak membawa keluarga mungkin, benar-benar terbatas,” ujarnya, Rabu (19/2/2025).

Selama periode itu, kegiatan pembekalan menteri mampu menyumbang sekitar 45 hingga 55 persen okupansi hotel di DIY.

“Kalau saat ini (dampak retret kepala daerah) belum signifikan,” jelasnya. (tyo/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#efisiensi anggaran #Akmil Magelang #kepala daerah #industri pariwisata #Retret #sektor pariwisata #pembekalan