JOGJA - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja menyelenggarakan vaksinasi rabies selama tiga hari.
Sebanyak 79 orang telah mendaftarkan hewan peliharaannya selama dua hari penyelenggaraan.
"Kuota bulan ini 225 ekor, tahun 2024 realisasinya 1.892 ekor," ujar Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja Sri Panggarti saat dikonfirmasi, Rabu (19/2/2025).
Tujuan dari program vaksinasi rabies untuk memberikan kekebalan pada hewan.
Selain itu juga untuk pencegahan dan pengendalian penyakit Rabies yang merupakan salah satu penyakit zoonosa/zoonosis.
"Kami mempertahankan status Kota Jogja bebas dari rabies," tuturnya.
Dokter Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Muhammad Arifin mengatakan program tersebut diselenggarakan mulai 18-20 Februari 2025 di Poliklinik Hewan Kota Jogja, Giwangan, Umbulharjo.
Vaksin rabies bisa diakses masyarakat secara gratis dengan syarat domisili Kota Jogja atau mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jogja.
Total vaksin yang disediakan sekitar 1.000 untuk program tersebut.
"Hari ini ada yang datang dari luar Jogja yakni Sleman dan Bantul, namun sesuai persyaratan, jadinya vaksin tidak bisa dilakukan," ujarnya.
Antusiasme masyarakat untuk melakukan vaksin pada hewan peliharaanya dinilai tinggi.
Mayoritas yang divaksin adalah hewan jenis anjing dan kucing.
Hewan yang akan divaksin diwajibkan dalam keadaan sehat, tidak bunting atau menyusui dan telah diberikan obat cacing maksimal tiga bulan sebelum vaksinasi.
"Hari pertama 42 orang dan hari ini ada 37 yang mendaftar," terangnya.
Masyarakat yang mengikuti vaksin tidak dibatasi terkait jumlah hewan yang didaftar.
Bahkan satu orang ada yang membawa total 15 peliharaan yang proses vaksinasi dibagi selama tiga hari.
"Jadi lima hewan divaksin hari berikutnya juga sama lima, kalau paling banyak sekali bawa ada yang enam hewan peliharaan," ujarnya.
Sebelum melakukan vaksinasi, hewan tersebut akan dilakukan skrining kesehatan.
Setelah dilakukan vaksin, pemilik juga disarankan agar hewan tidak dimandikan selama tiga atau seminggu ke depan.
"Program ini setahun dua kali, Februari sama September. Kalau September keliling ke 45 Kalurahan di Kota Jogja," jelasnya.
Penyelenggaraan program tersebut juga melibatkan komunitas Animal Friends Jogja.
Lima orang relawan diterjunkan untuk membantu dalam pelayanan vaksin gratis.
Koordinator Relawan Animal Friends Jogja, Nofri Dani mengatakan pengadaan vaksin dari Pemkot Jogja.
"Kolaborasi dengan Pemkot Jogja, biasanya ada relawan dan juga dokter dari kami," ujarnya.
Baca Juga: Cuaca Buruk Terjadi hingga Akhir Pekan Ini, Berikut Penjelasan BMKG Yogyakarta
Menurutnya program tersebut adalah bentuk support dan perhatian kepada hewan peliharaan.
Selain vaksin, kerjasama juga dilakukan dalam bentuk sterilisasi hewan.
"Jateng dan DIY kan area bebas rabies, sehingga mempertahankan itu," tuturnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin