RADAR JOGJA - Wisnu Sabdono Putro menyatakan dukungan penuhnya terhadap perkembangan anak-anak muda di Kota Jogja. Ketua DPRD Kota Jogja ini pun siap menyerap berbagai aspirasi dan mewujudkan berbagai program yang meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan.
Wisnu mengatakan, generasi muda merupakan investasi masa depan untuk pembangunan Kota Jogja. Oleh karena itu, dia siap memberi dukungan penuh terhadap anak muda. Agar mereka dapat mengambil peran dalam pembangunan.
Politikus PDI Perjuangan ini juga mengajak agar kalangan muda Kota Jogja lebih aktif berperan serta dalam proses pembangunan. Baik itu dari aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Sehingga dia pun siap mendengar aspirasi dan gagasan dari anak-anak muda Kota Jogja.
“Anak muda adalah aset bangsa. Ide-ide kreatif dan inovasi yang mereka miliki sangat dibutuhkan untuk memajukan daerah kita," ujar Wisnu kepada Radar Jogja Senin (17/2/2025).
Menyadari pentingnya peran mereka dalam pembangunan daerah, Wisnu berkomitmen mendorong pemerintah kota (pemkot). Agar anak muda diberikan ruang dan kesempatan. Sehingga dapat lebih berkreasi, berinovasi, dan berkontribusi.
Di internal legislatif, dia pun memiliki semangat untuk penyusunan peraturan daerah (perda) yang berpihak pada anak muda. Seperti perda tentang kepemudaan, pendidikan, dan kewirausahaan.
Selain itu, legislatif juga berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk program pengembangan anak muda. Meliputi pelatihan keterampilan, beasiswa, dan kegiatan positif lainnya.
Kemudian juga pemberian penghargaan kepada anak muda yang berprestasi di berbagai bidang sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Serta memfasilitasi dialog dan diskusi antara anak muda dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Sehingga mereka dapat menyuarakan aspirasi dan ide-ide mereka.
Belum lama ini, Wisnu pun juga menerima audiensi dari Pemuda Muhammadiyah Kota Jogja yang untuk membahas berbagai isu. Salah satu yang diangkat terkait pengendalian minuman keras (miras) agar tidak merusak moral anak-anak muda.
Dalam upaya pengendalian miras, dia memastikan, legislatif selalu siap untuk bersinergi dengan anak-anak muda. Khususnya dalam hal pengawasan peredaran dan dialog untuk menyusun program pengendalian yang tepat.
“Kami berharap sinergitas ini dapat membentuk anak-anak muda menjadi penerus yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah,” tegas Wisnu. (*/inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita