JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Sleman dan Kota Jogja.
Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dipastikan siap menjadi tempat penyelenggaraan PKG.
"Launching PKG di Kota Jogja dilakukan di Puskesmas Mergangsan, Selasa (11/2)," ujar Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningatutie, saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/2025).
Menurutnya, PKG belum bisa terlaksana di semua kabupaten karena beberapa faktor, di antaranya terkait persiapan di tingkat Puskesmas.
Kesiapan Supply Chaint Managemen (SCM) atau manajemen rantai pasok pengelolaan stok obat-obatan dan alat medis di setiap Puskesmas juga perlu disiapkan.
"Ini kan bukan program yang sebulan selesai, tapi sepanjang tahun jadi harus dipersiapkan dengan simulasi dulu," tuturnya.
Simulasi dilakukan untuk memastikan perhitungan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjalankan program PKG di setiap puskesmas.
Lantaran di Puskesmas tidak hanya melayani perihal PKG, namun banyak jenis pelayanan kesehatan lainnya yang juga harus dijalankan.
"Kami berharap setiap hari teman-teman di Puskesmas bisa melayani PKG 30-40 orang," terangnya.
Jenis pemeriksaan dalam program PKG akan dilakukan sesuai dengan rentang umur pasien.
Mulai dari bayi, dewasa hingga lansia sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeriksaan yang sesuai.
"Prinsipnya cek kesehatan gratis adalah salah satu tiga cara melakukan screening kesehatan kepada masyarakat," bebernya.
Apabila dalam proses penyelenggaraan PKG ditemukan pasien yang mengidap penyakit, pihak Puskesmas akan melakukan pengobatan lebih mendalam.
Namun apabila pengobatan tidak mampu dilakukan di Puskesmas akan dirujuk di rumah sakit yang sesuai.
"Rumah sakit lanjutan juga sudah disiapkan," jelasnya. (oso)