Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Suku Madura Tantang Adu Carok Terbuka Suku Papua di Jogja, Polda DIY Diminta Cegah Konflik

Meitika Candra Lantiva • Senin, 10 Februari 2025 | 18:10 WIB
DARI KIRI: surat yang mengatasnamakan Forum Keluarga Madura Yogyakarta beredar luas di media sosial dan grup percakapan daring,  serta Ilustrasi Toko Kelontong Madura.
DARI KIRI: surat yang mengatasnamakan Forum Keluarga Madura Yogyakarta beredar luas di media sosial dan grup percakapan daring, serta Ilustrasi Toko Kelontong Madura.

RADAR JOGJA - Sebuah surat yang mengatasnamakan Forum Keluarga Madura Yogyakarta beredar luas di media sosial dan grup percakapan daring.

Surat tersebut menyampaikan keresahan atas dugaan tindakan oknum dari suku Papua di Yogyakarta yang disebut kerap merusak, mengambil barang tanpa membayar, hingga melakukan pemukulan terhadap pemilik toko kelontong.


Dalam surat itu, Forum Keluarga Madura meminta adanya solusi konkret untuk mengatasi permasalahan ini.

Bahkan, jika masalah terus berlanjut tanpa penyelesaian, mereka menantang suku Papua di Yogyakarta untuk duel terbuka alias carok, sebuah tradisi pertarungan khas Madura.

Meski demikian, dalam pernyataannya, mereka tetap menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika.


Masyarakat yang mengetahui peredaran surat ini langsung meminta aparat keamanan, khususnya Polda DIY dan Gubernur Yogyakarta, untuk segera turun tangan guna mencegah konflik yang lebih besar.

Kepolisian merespons dengan meningkatkan patroli di beberapa titik strategis serta mengupayakan pertemuan antara pihak-pihak terkait guna mencari jalan tengah.


Kasubbid Penmas Bid Humas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih dalam keterangannya menyatakan bahwa langkah-langkah pencegahan telah dilakukan demi memastikan situasi tetap kondusif.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak mudah terpancing provokasi yang dapat memicu ketegangan sosial,” ujarnya.


Sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi juga turut bersuara, mengajak semua pihak untuk menempuh jalur komunikasi yang lebih bijak dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Mereka menekankan bahwa Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan budaya harus tetap menjadi tempat yang harmonis bagi semua suku dan etnis yang hidup berdampingan.


Situasi ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat Yogyakarta dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi.

Masyarakat berharap semua elemen bisa menjaga ketertiban dan menyelesaikan persoalan ini dengan kepala dingin demi menjaga keamanan dan persatuan di Kota Pelajar. (Adam Jourdi Alfayed)

 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Forum Keluarga Madura #Suku Papua di Jogja #Viral #Suku Madura #carok #media sosial #POLDA DIY #cegah konflik #oknum #surat