Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gempa Bumi M 5,2 Guncang Yogyakarta, Getaran Terasa Hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:42 WIB
Gempa bumi 5,2 magnitudo di Perairan selatan DIY.
Gempa bumi 5,2 magnitudo di Perairan selatan DIY.

RADAR JOGJA - Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah selatan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu pagi (1/2/2025).

Gempa terjadi pukul 07.40 WIB dengan pusat gempa terletak pada koordinat 8,82 lintang selatan dan 110,25 bujur timur.

Pusat gempa berada pada jarak 100 kilometer barat daya Gunungkidul dengan kedalaman 73 kilometer.


Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono, gempa ini termasuk dalam kategori gempa menengah yang disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia atau intra-slab.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelas Daryono dalam keterangan resminya.


Wilayah yang Merasakan Getaran


Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Di daerah Gunungkidul, Bantul, Kulonprogo, Kota Yogyakarta, Sleman, Kebumen, dan Purworejo, getaran gempa tercatat pada skala intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Skala ini menunjukkan bahwa getaran dirasakan secara nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk yang melintas.


Sementara itu, wilayah seperti Klaten, Pacitan, Karangkates, dan Trenggalek merasakan getaran dengan skala intensitas II MMI.

Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.


Tidak Ada Potensi Tsunami


Meskipun kekuatan gempa mencapai lebih dari magnitudo 5, Daryono menegaskan bahwa tidak ada potensi tsunami akibat gempa ini.

"Hingga pukul 08.02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock)," ujarnya.


Imbauan BMKG untuk Masyarakat


Setelah kejadian gempa, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Daryono juga meminta masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," pesannya.


Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses kanal resmi BMKG melalui Instagram dan Twitter (X) @infoBMKG, laman bmkg.go.id, atau inatews.bmkg.go.id.

Selain itu, informasi juga tersedia di channel Telegram https://t.me/InaTEWS_BMKG dan melalui aplikasi mobile untuk perangkat iOS dan Android, yaitu wrs-bmkg atau infobmkg.


Gempa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, terutama di wilayah yang rawan gempa seperti Yogyakarta dan sekitarnya. (Adam Jourdi Alfayed)



 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Yogyakarta #gempa #gempa bumi #Gunungkidul #getaran #pusat gempa #DIY #magnitudo #Gempa bumi DIY