Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penanganan PMK di DIY: 8.090 Hewan Sudah Divaksinasi, Dua Pasar Hewan Masih Ditutup Cegah Penyebaran

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 1 Februari 2025 | 04:51 WIB

 

DISUNTIK: Petugas saat melakukan vaksinasi pada ternak sapi untuk mencegah penyebaran PMK.
DISUNTIK: Petugas saat melakukan vaksinasi pada ternak sapi untuk mencegah penyebaran PMK.

JOGJA – Upaya penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) di DIY terus dilakukan. Hingga Kamis (29/1/2025), total 8.090 hewan ternak telah dilakukan vaksinasi, sementara dua pasar hewan masih ditutup untuk mencegah penyebaran penyakit.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Syam Arjayanti mengatakan, dari total 2.743 kasus PMK, sebanyak 412 hewan dinyatakan sembuh, 231 ekor mati, dan 81 ekor dilakukan pemotongan bersyarat.

“Masih ada sekitar 2.019 kasus aktif di DIY yang terus kami tangani,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (31/1).

DPKP DIY terus menggencarkan vaksinasi terhadap berbagai jenis hewan ternak, seperti sapi, domba, kerbau, dan kambing.

Dari data perhitungan manual, sebaran vaksinasi di kabupaten/kota meliputi Kabupaten Bantul sebanyak 2.707 hewan telah divaksin. Selanjutnya di Kabupaten Kulon Progo sebanyak 1.500, Sleman 1.959, dan Gunungkidul sebanyak 1.924.

"Sehingga total ada 8.090 hewan yang telah dilakukan vaksinasi," tuturnya.

Selama melakukan vaksinasi di lapangan, instansi ini tidak menemukan kendala yang berarti selama Januari.

Namun, pelaksanaan vaksinasi pada bulan Februari ini diperlukan strategi yang lebih efektif karena masalah sumber daya manusia (SDM).

"Karena kami kan keterbatasan SDM ya untuk vaksinasi, jadi perlu strategi ya nanti," bebernya.

Sehingga, untuk mengantisipasi keterbatasan SDM tersebut, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak. Utamanya untuk meminta bantuan SDM baik dari perguruan tinggi, perkumpulan dokter hewan dan petugas inseminasi buatan (IB) yang ada di DIY.

“Anggaran (vaksinasi, Red) dari Kementan dan CSR,” jelasnya.

Selain upaya vaksinasi kepada hewan ternak, DPKP juga masih menutup dua pasar hewan di wilayah DIY. Hal ini untuk mengantisipasi persebaran PMK. Dua pasar tersebut berada di Bantul dan Kulon Progo.

"Pasar hewan terpadu Pengasih, Kulon Progo dan Pasar Hewan Imogiri, Bantul," tambahnya. (oso/wia)

 

 
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#penanganan pmk #Penyakit Mulut dan Kuku #PMK #hewan ternak #DIY #vaksinasi