JOGJA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mencatat ada belasan titik rawan pohon tumbang yang tersebar di beberapa ruas jalan. Masyarakat pun diminta untuk waspada. Terlebih ketika sedang terjadi cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik DLH Kota Jogja Rina Aryati Nugraha mengatakan, dari hasil pengawasan pihaknya ada 15 titik rawan pohon tumbang. Meliputi Jalan DI Panjaitan;Mantrijeron, Jalan Kolonel Sugiono;Mergangsan, Jalan Veteran;Umbulharjo,dan di seputaran Jalan Sagan; Gondokusuman.
Kemudian juga di Jalan Lempuyangan;Danurejan, Jalan Tunjung;Gondokusuman, Jalan Batikan;Umbulharjo, Jalan Sukonandi; Umbulharjo, Jalan Kapas;Umbulharjo, Jalan Cendana; Umbulharjo, Jalan Kenari;Umbulharjo, Jalan Gayam;Gondokusuman, seputaran wilayah Kotabaru, Jalan Gejayan;Gondokusuman, serta Jalan Tentara Pelajar;Jetis.
Rina mengaku, pihaknya cukup memberi perhatian lebih kepada 14 titik ruas jalan tersebut. Lantaran menjadi jalur aktivitas sehari-hari masyarakat. Sehingga upaya pemangkasan pun rutin dilakukan agar tidak membahayakan.
“Kami setiap hari melakukan pemangkasan, terutama yang diprediksi membahayakan. Tapi ya sesuai kemampuan peralatan dan tenaga yang ada,” ujar Rina saat dikonfirmasi, Senin (27/1/2025).
Diakuinya, DLH Kota Jogja memang memiliki keterbatasan dalam hal personil dan peralatan pemangkas pohon. Sehingga upaya pemotongan pohon pun hanya bisa dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan waktu petugas.
Selain itu, kata Rina, pihaknya juga memiliki kendala ketika memangkas pohon dengan ketinggian di atas sembilan meter. Sebab dalam melakukan pemotongan pohon yang memiliki tinggi tersebut diperlukan petugas dengan kemampuan khusus.
Dia menyebut, bahwa selama musim penghujan ini potensi pohon tumbang juga dipastikan meningkat. Oleh karena itu, mulai bulan Desember tahun 2024 lalu DLH Kota Jogja menyiagakan kru piket yang bertugas dari jam 14.00 sampai 21.00.
“Upaya itu untuk mengantisipasi jika ada kejadian pohon tumbang diluar jam kerja,” terang Rina.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Darmanto menyatakan, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor. 100.3.4.4/1865 tentang menghadapi musim penghujan. Edaran tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Termasuk pohon tumbang.
Selama musim penghujan ini, Darmanto berpesan agar masyarakat terus memantau kondisi cuaca. Serta melaporkan setiap tanda-tanda kerawanan kepada pihak berwenang guna menghindari dampak yang lebih besar.
“Kondisi hujan deras disertai angin kencang dapat meningkatkan potensi kejadian berbagai jenis bencana hidrometeorologi,” katanya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin