Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

MBG bagi Balita dan Ibu Hamil Belum Dilaksanakan di DIY, Prioritas bagi Siswa Sekolah, dan Masih Tunggu Juknis dari Pusat

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 14 Januari 2025 | 21:10 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie.  (AGUNG DWI PRAKOSO / RADAR JOGJA)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie. (AGUNG DWI PRAKOSO / RADAR JOGJA)

JOGJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita, ibu hamil dan menyusui belum diselenggarakan di DIY.

Diperkirakan akan diadakan seminggu satu atau dua kali, tidak setiap hari seperti siswa sekolah.  

"Belum, saat ini masih untuk siswa," ujar Sekretaris Provinsi DIY Beny Suharsono, Selasa (14/1/2025). 

Skenario sasaran program MBG di antaranya ditujukan kepada siswa, balita, ibu hamil, ibu menyusui dan masyarakat miskin.

Namun, teknis di lapangan pelaksanaan program MBG untuk siswa belum menyeluruh.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie menambahkan MBG ibu hamil memang belum diselenggarakan.

Karena prioritas saat ini untuk siswa sekolah.

Dinkes DIY memang telah menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait penyelenggaraan program tersebut. 

"Skenarionya kan MBG untuk ibu hamil tidak setiap hari seperti anak sekolah," ujarnya. 

Saat ini masih dalam tahap perencanaan penyelenggaraan.

Kemungkinan program MBG tersebut akan dilaksanakan dua atau tiga kali dalam seminggu.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan penyelenggaraan MBG untuk ibu hamil dan balita. 

"Nanti menunggu petunjuk teknis (juknis) turun dulu," jelasnya. 

Rencananya, pendistribusian MBG tersebut akan dilakukan bekerjasama dengan Posyandu, Puskesmas, dan instansi terkait lainnya.

Menurutnya, kabupaten/kota segera untuk menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan program MBG, khususnya bagi balita dan ibu hamil atau menyusui. 

Dinkes DIY dalam pelaksanaan program MBG secara umum lebih pada pemantauan dan koordinasi dengan Dinkes Kabupaten/kota.

Untuk evaluasi dan monitoring di lapangan dilakukan oleh Dinkes Kabupaten/kota sesuai wilayahnya masing-masing. 

"Pengawalan terhadap sasaran, seperti menghimpun data sasaran program untuk ibu hamil dan balita yang bermasalah dengan gizi," tururnya. 

Selain itu, Dinkes juga melakukan monitoring sanitasi dan higienitas proses hingga hasil menu makanan yang akan didistribusikan. 

Menu yang akan diberikan dipastikan mengandung gizi yang cukup.

Di periode tertentu, Dinkes juga akan ikut melakukan evaluasi penyelenggaraan MBG. 

"Tapi tidak kemudian kami ikut memasak, itu tidak," jelasnya. (oso) 

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Mbg #Yogyakarta #Makan Bergizi Gratis #DIY #ibu hamil #ibu menyusui