Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Soal Persiapan Program MBG di Kota Jogja, Pimpinan DPRD: Belum Ada Dapur Yang Siap Dioperasionalkan

Iwan Nurwanto • Rabu, 8 Januari 2025 | 15:30 WIB

Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat.  (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)
Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat. (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)

JOGJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan oleh pemerintah pusat sepertinya masih belum siap dijalankan di Kota Jogja. Sebab dari hasil pengawasan legislatif setempat belum ada dapur yang siap dioperasionalkan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat mengatakan, sampai saat ini belum ada dapur yang siap dioperasionalkan untuk program MBG. Baik itu bangunan fisik maupun perlengkapan untuk menyajikan makanan dalam program tersebut.

Baca Juga: Brajamusti Dukung Keputusan Manajemen PSIM Jogja Istirahatkan Seto Nurdiyantara dan Tunjuk Erwan Hendrawanto, Ini Alasannya

Menurut politikus Partai Gerindra itu, untuk menjalankan program MBG tentu yang paling penting adalah kehadiran bangunan dapur. Baru kemudian nanti Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan peralatan untuk memasak.

Sejauh informasi yang diterima Sinarbiyat, pengelolaan dapur yang sudah berproses untuk MBG baru di bawah koordinasi TNI melalui Komando Distrik Militer (Kodim). Namun, kemungkinan juga akan ada dapur-dapur MBG dengan pola mandiri.

“Tetapi untuk Kota Jogja, kebetulan sampai hari ini belum ada dapur yang siap dioperasionalkan,” ujar Sinarbiyat, Selasa (7/1/2025).

Baca Juga: Kemenag Bantul Mulai Sosialisasikan Biaya Haji 2025, Turun dari Tahun Lalu, Berikut Rinciannya!

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Oleg Yohan membeberkan, total sasaran untuk program MBG kemungkinan mencapai 71 ribu jiwa. Hanya saja itu baru siswa TK, SD dan SMP. Belum termasuk ibu hamil dan balita.

Oleg pun mengungkap, sampai saat ini Kota Jogja juga belum memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagaimana diketahui SPPG menjadi bagian dari BGN di daerah. Sehingga kemungkinan program MBG di Kota Jogja masih menunggu petunjuk dari pusat.

Baca Juga: DPMPTSP Sebut Ada 18 Usaha di Kabupaten Sleman yang Mengantongi Izin Jual Minuman Beralkohol, sedangkan 73 Lokasi Lainnya Belum Berizin

Perihal kesiapan anggaran, politikus Partai Nasdem itu menyebut total APBD 2025 yang di refocusing mencapai Rp 105 miliar. Dari jumlah itu Rp 80 miliar dikhususkan untuk MBG. Sayangnya, anggaran sebesar itu kemungkinan besar juga defisit untuk program MBG selama satu tahun penuh.

“Sehingga kami berharap ada DAK  (dana alokasi khusus) dari pusat yang bisa membantu,” ungkap Oleg. (inu)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#SPPG dan dapur MBG #badan gizi nasional #TNI #DAK 2007 #Kota Jogja #dprd kota jogja #Oleg Yohan #Mbg #partai gerindra #dapur #program mbg #dana alokasi khusus #Makan Bergizi Gratis #pemerintah pusat #program #Komando Distrik Militer #Wakil Ketua I #Kodim #BGN #Partai NasDem Ahmad Ali #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi