Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Digelar Serentak Nasional 6 Januari 2025, Disdikpora Belum Tahu Kapan Program MBG Mulai Dilaksanakan di Kota Jogja

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 6 Januari 2025 | 14:45 WIB

 

Uji coba makan bergizi gratis
Uji coba makan bergizi gratis

JOGJA - Program makan bergizi gratis (MBG) bakal diselenggarakan secara serentak di sejumlah daerah mulai hari ini (5/1). Kendati demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja belum menerima kejelasan soal program pemerintah pusat ini.


Kepala Disdikpora Kota Jogja Budi Santosa Asrori mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kapan MBG dilaksanakan di Kota Jogja. Ini karena sampai saat ini dinas juga belum menerima arahan apapun. Baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.


Lebih lanjut Budi memastikan, selama ini pihaknya juga belum melaksanakan rangkaian uji coba penerapan program MBG. Terkhusus untuk sekolah-sekolah negeri yang dinaungi pemerintah kota Pemkot Jogja. "Saya belum tahu, jadi tidak bisa berkomentar dan mengambil kesimpulan soal hal itu (program MBG),” ujar Budi saat dikonfirmasi Minggu (5/1).


Meskipun Disdikpora Kota Jogja belum mengetahui secara pasti pelaksanaan MBG, ia tidak menampik ada kemungkinan beberapa sekolah di Kota Jogja bakal menjalankan program ini. Hanya memang bukan dalam arahan pihaknya.


Soal kemungkinan penerima sasaran MBG, Disdikpora Kota Jogja mencatat ada sekitar 71 ribu jiwa yang terdiri atas siswa TK, SD dan SMP. Jika dikali alokasi Rp 10 ribu per siswa maka dibutuhkan anggaran Rp 710 juta per hari.


Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMPN 1 Kota Jogja Niken Sasanti memastikan sekolah yang dipimpinnya belum melaksanakan program MBG pada Senin ini. Lantaran pihaknya juga belum menerima petunjuk dari Disdikpora Kota Jogja. "Belum kami laksanakan. Menunggu arahan dari dinas," terang Niken.

Program MBG bakal digulirkan dalam waktu dekat. Namun jauh sebelum ini SMPN 5 Jogja diketahui sudah berupaya memastikan kecukupan gizi para siswanya. Salah satunya dengan mendorong siswa membawa bekal sehat.

Kepala SMPN 5 Jogja Arina Budiastuti mengatakan, kebijakan membawa bekal sehat itu sudah lama diterapkan. Program itu bertujuan untuk memastikan para siswa mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang.

Adapun bentuk programnya, para siswa diimbau membawa bekal yang bahan makanannya mengandung gizi seimbang. Misal harus ada sumber vitamin seperti buah dan sayur, lalu protein melalui lauk pauk serta karbohidrat dari nasi. "Ini sudah kita terapkan jauh-jauh hari. Namun tidak setiap hari,” ujar Arina kemarin (5/1).

Selain imbauan, Arina mengaku pihaknya juga telah memberikan edukasi tentang makanan bergizi di sekolah. Para siswa dan orang tua juga diberikan edukasi mengenai gizi dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Ia menambahkan, dalam program bekal sehat di sekolah para siswa juga dipererat rasa kebersamaannya melalui makan bersama. Bahkan khusus untuk siswa perempuan juga diberikan tablet penambah darah sebagai upaya pencegahan anemia.

Perihal kesiapan menyambut program MBG, Arina memastikan, SMPN 5 Jogja siap untuk ikut mengimplementasikan. Namun, dia berharap agar dalam penerapannya harus dibarengi dengan kebijakan yang matang. Sehingga program tersebut berjalan lancar.

“Kami berharap, program makan gratis ini tidak hanya mengikuti program dari pusat saja,” katanya.

Editor : Heru Pratomo
#anemia #Kota Jogja #gizi seimbang #Mbg #smpn 5 #Makan Bergizi Gratis #gratis #Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga #Disdikpora #Sekolah #SMPN 1 #Budi Santosa Asrori