JOGJA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih melakukan proses pendataan timbulan sampah saat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Data tersebut nantinya akan dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup (LH).
"Data riil-nya belum ada, masih berproses di kabupaten/kota," ujar Kepala Balai Pengelolaan Sampah DLHK DIY Aris Prasena saat dikonfirmasi, Kamis (2/1/2025).
Para pemangku kebijakan sepakat bahwa periode Nataru terhitung hingga Kamis, (2/1/2025).
Maka dari itu, pihaknya menargetkan maksimal hari Jumat (3/1/2025) rekapan data sudah bisa terkumpul.
Laporan tersebut akan disampaikan ke Kementerian LH maksimal pekan depan.
"Rekapan timbulan sampah periode Natal dan Tahun Baru akan disampaikan ke Kementeriaan LH, kemungkinan pekan depan," tuturnya.
Selanjutnya, ia juga mencatat jumlah sampah yang telah dievakuasi ke TPA Piyungan selama periode November-Desember 2024.
Diketahui bahwa TPA Piyungan masih dibuka secara insidental untuk mengevakuasi timbulan sampah khusus dari Kota Jogja.
"Dari Kota Jogja, kami evakuasi 2.830 ton periode 29 November- 30 Desember 2024," bebernya.
Namun, pembukaan TPA Piyungan tersebut maksimal dilakukan sampai Jumat, (3/1/2025).
Ia menilai evakuasi sampah Kota Jogja ke TPA Piyungan untuk bulan Desember 2024 sudah hampir selesai.
Sedangkan timbulan sampah yang ada di fasilitas umum seperti bandara masih dalam proses rekap.
"Masih ada hari ini dan terakhir besok, setelah itu (TPA Piyungan) ditutup," tegasnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin