Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Intip Keseruan Tradisi Mayoran di Festival Kampung Santri 2024 di Lowanu, Sorosutan, Kota Jogja, Sajikan 8 Ribu Porsi Makanan Gratis

Iwan Nurwanto • Minggu, 29 Desember 2024 | 16:30 WIB
MAYORAN : Pengunjung saat melihat-lihat makanan gratis yang disajikan dalam tradisi mayoran di Festival Kampung Santri 2024, Sabtu (28/12/2024) malam.  (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)
MAYORAN : Pengunjung saat melihat-lihat makanan gratis yang disajikan dalam tradisi mayoran di Festival Kampung Santri 2024, Sabtu (28/12/2024) malam. (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)

JOGJA - Mayoran merupakan salah satu tradisi yang sangat lekat dengan kalangan santri.

Kegiatan makan bersama dengan porsi besar dan jumlah orang banyak itu dikemas seru dalam Festival Kampung Santri 2024.

Diselenggarakan di Pondok Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lowanu, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (28/12/2024) malam.

Keseruan tradisi mayoran dalam Festival Kampung Santri nampak dari jumlah porsinya yang fantastis.

Total ada 8.000 ribu porsi makanan tradisional dan modern yang dibagikan secara gratis dalam kegiatan tersebut. 

Makanan yang disajikan pun tidak hanya bisa dinikmati oleh kalangan santri saja.

Masyarakat luas hingga wisatawan bebas untuk mengambil.

Namun, ada syarat makanan yang dibagikan gratis dalam festival tersebut tidak boleh dibawa pulang atau harus habis di tempat.

Ketua Panitia Festival Kampung Santri 2024 Kafin Maulana Rijal mengatakan, mayoran merupakan salah satu tradisi makan bersama bagi kalangan santri setelah berkegiatan.

Mayoran memiliki makna untuk meningkatkan kebersamaan sekaligus mengakrabkan diri satu sama lain.

Kafin menyatakan, ribuan porsi makanan yang disajikan dalam mayoran Festival Kampung Santri 2024 berasal dari para donatur dan sponsor.

Menunya pun beragam. Untuk makanan tradisional ada kue lupis, jenang, hingga lempeng juruh.

Sementara untuk makanan modern ada semacam rice box hingga berbagai minuman es.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk makan dan bergembira bersama."

"Sekaligus mengenalkan berbagai tradisi yang ada di pesantren kepada masyarakat luas,” ujar Kafin saat ditemui.

Menurut dia, Festival Kampung Santri 2024 hanya diselenggarakan satu hari pada Sabtu (28/12/2024).

Namun tidak menutup kemungkinan untuk tahun depan akan diselenggarakan dengan durasi yang lebih panjang dan lebih meriah.

Selain menyajikan ribuan porsi makanan gratis dalam tradisi mayoran.

Festival Kampung Santri 2024 juga melaksanakan sarasehan UMKM, kemudian donor darah dan cek kesehatan gratis, dan pasar tiban.

Serta ditambah kegiatan hiburan seperti pentas seni budaya islami dan penampilan tari tradisional dari berbagai daerah.

“Harapan kami tahun depan akan lebih besar lagi."

"Tahun ini akan menjadi pionir dan titik awal untuk menuju festival kampung santri bertaraf nasional,” tegas Kafin.

Sementara itu, Ramadhan, salah satu pengunjung menyampaikan, bahwa Festival Kampung Santri 2024 merupakan kegiatan yang sangat seru dan patut dikunjungi.

Sebab ada berbagai jenis makanan dan hiburan yang bisa dinikmati.

Dia pun berharap tahun depan kegiatan tersebut bisa diselenggarakan kembali dengan kemasan yang lebih meriah.

“Sangat senang sekali bisa hadir di festival kampung santri, pentas seninya menghibur dan makanannya juga enak-enak."

"Semoga tahun depan ada lagi,” katanya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #UNU Jogjakarta #Lowano #Festival Kampung Santri