JOGJA - Kabar kurang menggembirakan datang dari kubu PSIM Jogja jelang pertandingan melawan Persekat Tegal, Sabtu ( 4/1/ 2025) nanti. Tim berjuluk Laskar Mataram ini dipastikan kehilangan striker asing andalannya Rafael de Sa Rodrigues atau Rafinha.
Peneyrang asal Brasil itu tidak bisa tampil saat melawan Laskar Ki Gede Sebayu julukan Persekat Tegal lantaran mendapatkan tiga kartu kuning di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Rafinha mendapatkan satu kartu kuning saat melawan Bhayangkara FC, Kamis (19/12) lalu dan dua kartu kuning di laga-laga sebelumnya.
Absennya Rafinha saat melawan Persekat Tegal itu tentu saja menjadi persoelan tim besutan Seto Nurdiyantara. Sebab, striker asal Brasil itu telah menjadi mesin gol bagi PSIM Jogja. Tercatat Rafinha sudah menyumbangkan 12 gol dan menjadi top skor sementara Liga 2 musim 2024/2025 ini.
Rafinha sangat kecewa karena tidak bisa berkontribusi bersama PSIM Jogja di laga melawan Persekat Tegal nanti. Akan tetapi ayah dua anak ini tetap percaya kepada rekan-rekannya yang lain bisa memenangkan pertandingan tersebut. "Saya harap menang. Tapi sebenarnya saya ingin seterusnya bisa bermain dan membantu tim," ungkap Rafinha, kemarin (25/12).
Absennya Rafinha tentu menjadi tantangan besar bagi PSIM Jogja. Kontribusi dari striker asal Brasil itu sangat vital dalam lini serang Laskar Mataram. Apalagi saat ini PSIM Jogja wajib memenangkan dua pertandingan sisa di babak penyisihan grup demi memuluskan langkahnya menuju ke babak delapan besar.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara mengaku tetap optimistis para anak asuhnya bisa mencuri tiga poin dari Persekat Tegal nanti. Hadirnya Omid Popalzay diharapkan bisa menjadi solusi atas absennya Rafinha di laga nanti.
Omid secara teknikal sudah bagus. Harapannya chemistry-nya segera dapat supaya bisa menjadi pembeda di setiap pertandingan. “Saya ingin Omid bisa membantu tim ini agar lebih baik,"lontarnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin