SLEMAN- Kabar kurang menyenangkan datang dari penyerang muda berbakat PSS Sleman Hokky Caraka. Pemain asal Gunungkidul itu harus dilarikan ke ruang instalasi gawat darurat (IGD) setelah mengalami benturan keras dengan pemain Filipina saat membela Tim nasional Timnas Indonesia di laga terakhir Grup B Piala AFF 2024 yang diselenggarakan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12) malam lalu.
Dalam laga tersebut, diketahui Hokky Caraka sempat terkena sikut dari pemain Filipina dan mengalami luka dalam di pipinya yang harus dijahit. Akibatnya, tubuh Hokky pun langsung mengalami demam dan menggigil.
Karena takut terjadi kesalahan fatal di area kepalanya, tim medis Tinmas Indonesia pun langsung melarikan Hokky Caraka ke rumah sakit menjalani perawatan.
Menanggapi hal tersebut Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu mengaku sampai saat ini, pihak tim Laskar Sembada belum mengetahui secara pasti terkait kondisi dari Hokky Caraka. Karena dari pihak tim Super Elja belum mendapatkan informasi dari dokter Timnas Indonesia terkait kondisi striker asal Gunungkidul itu.
"Karena itu yang tahu kondisinya dari dokter Timnas. Tapi nanti saya akan sampaikan ke dokter tim PSS untuk berkoordinasi dengan dokter Timnas terkait Hokky," katanya kepada Radar Jogja, Minggu (22/12) malam.
Leo berharap supaya tidak terjadi hal-hal yang serius kepada Hokky Caraka. Mengingat setelah ini Hokky sendiri juga akan kembali memperkuat PSS Sleman di kompetisi Liga 1 musim 2024/2024 ini.
"Sangat berharap sekali Hokky Caraka bisa berkontribusi di laga terakhir PSS Sleman saat melawan Madura United nanti. Saya sangat berharap Hokky sudah sembuh dan pulih dan bisa berkontribusi untuk PSS Sleman," ucapnya. (ayu).
Editor : Din Miftahudin