JOGJA - Atlet paralimpik DIY Qonitah Ikhtiar Syakuroh kembali menorehkan prestasi yang gemilang. Atlet asal Kulonprogo ini berhasil menutup tahun ini dengan meraih medali emas dalam kejuaraan Bahrain Para Badminton World Circuit 2024 yang terselenggara beberapa waktu lalu.
Qonitah yang mewakili Indonesia berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan atlet India di babak final. Dalam pertandingan tersebut Qonitah berhasil menang dengan skor 2-0, (21-16 dan 21-14).
Pada pertandingan yang berlangsung selama 32 menit di hari Sabtu (14/12) lalu itu Qonitah mengaku sudah sering bertemu dengan lawannya tersebut, yakni Mandeep Kaur atlet asal India. Sehingga dalam laga final atlet andalan Kulon Progo itu sudah cukup memahami kekuatan dan kelemahannya."Sudah tahu karakternya, lebih mudah memanng. Hanya mengantisipasi pola main barunya dia. Karena setiap atlet punya perkembangan yang berbeda, bagaimana mengatasi setiap permainan di setiap pertandingan yang diikuti," katanya kepada awak media melalui sambungan telepon, Kamis (19/12).
Bahrain Para Badminton World Circuit 2024 ini menjadi penutup laga bagi Qonitah tahun ini. Kejuaraan tersebut merupakan rangkaian perburuan poin menuju Paralympic atau Paralimpiade Los Angeles 2028.
Dalam kejuaraan tersebut, Qonitah sendiri mengaku hanya sempat istirahat selama dua pekan saja setelah berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 lalu. "Persiapannya sebulan saja dan dari pelatih memang ditarget medali emas, tetapi target pribadi ya yang terbaik," tegasnya.
Usai menorehkan prestasi gemilang ini, Qonitah menyatakan akan kembali melanjutkan pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Sebab, dia harus kembali bersiap untuk membela Indonesia dalam Asean Para Games 2026 di Thailand mendatang. "Baru rencana sih, belum tahu tapi ada jadwal empat sampai lima pertandingan internasional tahun depan," lontarnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin