SOLO - PSS Sleman akhirnya berhasil memutuskan tren negatifnya saat bermain di Stadion Manahan, Solo usai menang melawan PSIS Semarang dengan skor 1-2, Selasa (17/12) malam. Kemenangan ini juga sangat berarti untuk tim Laskar Sembada karena bisa sedikit menjauhkan dari zona degradasi.
Baca Juga: Taklukkan Mahesa Jenar 2-1 di Manahan Solo, PSS Sleman Lepas dari Zona Degradasi
Dua gol kemenangan PSS Sleman di laga melawan Laskar Mahesa Jenar julukan PSIS Semarang ini berhasil disarangkan oleh Gustavo Tocantins di menit ke-61 melalui tendangan pinalti dan Nicolao Cardoso di menit ke-76. Sementara satu gol balasan dari PSIS Semarang dicetak oleh Riyan Ardiansyah di menit ke-84.
Atas kemenangan ini, PSS Sleman bisa beranjak dari zona degradasi tim Super Elja berhasil naik ke posisi 14 klasemen sementara Liga 1 musim 2024/2025 dengan raihan 12 poin. Sedangkan atas kekalahan ini PSIS Semarang berada di posisi 13 klasemen sementara dengan perolehan 17 poin.
Pelatih PSS Sleman Mazola Junior mengatakan perolehan tiga poin yang didapat di laga kali ini adalah poin yang sangat penting bagi tim yang juga berjuluk Super Elja ini. Mengingat mereka sudah tiga kali belum bisa mendapatkan hasil yang maksimal di laga-laga sebelumnya. Di pertandingan bagus tim dan pemain yang bagus itu pasti yang akan menjadi pemenang. "Kami punya satu minggu itu susah buat kami tapi semua pemain bisa menampilkan permainan yang fantastic saya yakin para pemain bisa lebih baik lagi," ucapnya usai pertandingan.
Mazola mengungkapkan, sebenarnya PSS Sleman hanya membawa 18 pemain dan empat pemain dari akademi. Karena saat ini masih banyak pemain dari Laskar Sembada yang masih berada di departemen dokter karena cedera dan ada juga yang mendapatkan hukuman akumulasi kartu di laga ini. Tapi kali ini dia memuji para pemainnya. Karena dedikasi mereka PSS bisa meraih tiga poin di laga ini. Dia tidak mau berkomentar soal teknik dan taktik di laga ini. "Kemenangan ini dari pemain saya," lontarnya.
Baca Juga: Berkontribusi pada Pembangunan Berkelanjutan, BPD DIY Peroleh Penghargaan dari Gubernur DIY
Pemain PSS Sleman Nicolao Cardoso mengatakan yang paling terpenting di pertandingan ini adalah bagaimana caranya bisa memenangkan pertandingan. Karena menurutnya di tiga pertandingan terakhir sebenarnya Laskar Sembada bermain bagus dan sebenarnya juga berhak mendapatkan hasil yang lebih.
"Tapi seperti apa yang dibilang pelatih tadi, yang terpenting adalah memenangkan pertandingan. Hari ini semua pemain memberikan seluruh tenaga dan perasaan mereka di atas lapangan. Jadi PSS berhak mendapatkan kemenangan di laga ini," jelasnya.
Nicolao juga mengaku sangat senang atas hasil kemenangan yang diraih kali ini. Mengingat dari minggu ke minggu para pemain sudah berusaha keras supaya bisa meraih kemenangan untuk PSS Sleman.
Di sisi lain, Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku sangat kecewa terhadap hasil pertandingan kali ini. Karena dari kekalahan ini timnya harus rela kehilangan tiga poin.
Menurut Gilbert, timnya sudah berusaha dengan keras untuk memenangkan pertandingan kali ini. Tapi kali ini PSIS Semarang belum bisa meraih kemenangan di laga ini."Inilah sepak bola hasil apa saja bisa terjadi. Tapi hasil ini bisa kami membuat kami belajar," ucapnya
Jalannya pertandingan laga antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang ini berjalan sangat menarik. Meski diguyur hujan sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim masih terus semangat dan saling jual beli serangan.
PSIS Semarang sebenarnya unggul terlebih dahulu melalui gol Joao Victor Ferrari di menit ke-40. Akan tetapi gol tersebut dianulir wasit lantaran salah satu pemain PSIS Semarang melanggar Betinho sebelum gol itu terjadi. Sehingga Laskar Mahesa Jenar gagal mengungguli PSS Sleman di babak pertama.
Pada babak kedua PSS Sleman yang masih belum bisa menemukan pertahanan PSIS Semarang mencoba melakukan pergantian pemain. Upaya yang dilakukan oleh Mazola Junior itu berbuah manis.
Pada menit ke-61 wasit memberikan hadiah pinalti untuk PSS Sleman setelah Paulo Sitanggang dilanggar oleh pemain PSIS Semarang di dalam kotak pinalti. Gustavo Tocantins yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya. Alhasil Laskar Sembada pun berhasil unggul terlebih dahulu dengan skor 1-0.
Unggul satu gol, tak membuat semangat anak-anak Sleman menjadi kendor. Kali ini Nicolao Cardoso berhasil menggandakan keunggulan PSS Sleman di menit ke-76. Mantan pemain Napoli itu berhasil melayangkan tendangan kerasnya usai menerima umpan dari Phil Ofusu-Ayeh. Tim Super Elja pun unggul menjadi 2-0.
Usai gol tersebut, nampaknya membuat PSIS Semarang terus berupaya membobol gawang Alan Bernardon. Upaya Laskar Mahesa Jenar pun membuahkan hasil usai Riyan Ardiansyah berhasil mencetak gol di menit ke-84. Riyan yang berdiri bebas di depan gawang berhasil menyarangkan bola ke gawang PSS Sleman usai mendapatkan umpan dari Freitas Gali. Sehingga kedudukan pun menjadi 1-2, PSS Sleman masih unggul.
Sampai peluit panjang dibunyikan tidak ada gol lagi yang tercipta dari kedua tim. Sehingga laga ini berhasil dimenangkan oleh PSS Sleman dengan skor akhir 2-1. (ayu).
Editor : Din Miftahudin