Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Performa Buruk, PSS Sleman Akan Rombak 50 Persen Tim, Nasib Mazola Junior Ditentukan Desember Ini

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 12 Desember 2024 | 03:50 WIB

 

 

TUGAS BERAT: Mazola Junior (dua dari kiri) dilewati para pemain Persib Bandung yang melakukan selebrasi usai mengalahkan PSS Sleman di Stadion Manahan Solo, Senin (9/12).   
TUGAS BERAT: Mazola Junior (dua dari kiri) dilewati para pemain Persib Bandung yang melakukan selebrasi usai mengalahkan PSS Sleman di Stadion Manahan Solo, Senin (9/12).  
 

 

SLEMAN – Hasil buruk yang menerpa PSS Sleman memaksa manajemen segera melakukan evaluasi total. Langkah itu juga merespons desakan dari suporter agar tim berjuluk Super Elang Jawa itu segera berbenah.

Presiden Direktur PT PSS Gusti Randa mengungkapkan dari hasil diskusi bersama suporter itu, manajemen akan melakukan perombakan tim saat bursa transfer paruh musim 2024/2025 nanti. Itu dilakukan agar PSS bisa beranjak dari posisi sulit yang tengah dialami saat ini.”Kami menginginkan perombakan tim sampai 50 persen. Tapi itu juga menunggu keputusan manajemen,” tegasnya.

Keputusan ini diambil usai suporter PSS Sleman mendatangi Omah PSS untuk melakukan diskusi dan menyampaikan beberapa masukan serta saran kepada manajemen Selasa (10/12) malam.

Kedatangan para suporter tidak lepas dari keprihatinan hasil minor yang sejauh ini didapatkan oleh tim Super Elja sampai pada pekan ke-13 kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025 ini.

Selain Gusti Randa, kedatangan mereka ditemuimanajer tim PSS Sleman beserta jajaran manajemen.Sempat terjadi perdebatan yang alot antara pihak manajemen dan para suporter. Sebab para suporter menilai ada hal yang tak terjawab dalam diskusi tersebut.

Gusti Randa mengatakan bahwa ada banyak hal dan masukan yang disampaikan oleh para suporter dalam pertemuan tersebut. Karena pihak manajemen tahu para suporter sangat mencintai PSS, sehingga mereka mendatangi manajemen untuk melakukan diskusi."Tentu masukan-masukan yang sifatnya membangun ya kami terima dan akan kami lakukan," lontar Gusti.

Di bagian lain, manajemen PSS Sleman masih memberikan kesempatan di empat pertandingan di putaran pertama ini kepada pelatih Mazola Junior.Empat pertandingan itu adalah dijamu PSM Makassar, Jumat (13/12), menjamu PSIS Semarang, Selasa (17/12), dijamu Persija Jakarta, Sabu (21/12), dan menjamu Madura United, 27 Desember.

Mazola Junior resmi menandatangani kontrak bersama PSS Sleman pada (13/10) silam menggantikan posisi Wagner Lopes. Kehadiran Wagner sejatinya diharapkan mengubah performa PSS. Namun faktanya, sampai pekan ke-13 ini Mazola Junior belum bisa merealisasikan hal tersebut. Parahnya lagi saat ini PSS Sleman juga masuk ke dalam zona degradasi atau berada di posisi 16 klasemen.

Gusti Randa menyatakan, manajemen PSS Sleman belum bisa memutuskan untuk mengakhiri kontrak Mazola Junior untuk saat ini. Manajemen masih memberikan kesempatan untuk pelatih asal Brasil itu sampai empat laga sebelum putaran kedua berlangsung. Artinya nasib Mazola akan ditentukan Desember ini. ”Apakah akan diperpanjang atau tidak, kita lihat lagi," lontarnya.

Dari empat laga selama Desember ini, Mazola diberi target  membawa PSS Sleman meraih 15 poin atau mengamankan posisi dari zona degradasi.(ayu/din).

 

Editor : Din Miftahudin
#PSS Sleman #perombakan #Mazola Junior #Suporter #tim #transfer #penentuan nasib #manajemen