JOGJA - Kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelaku industri khususnya skala kecil menengah masih perlu ditingkatkan agar mampu memenangkan persaingan yang semakin ketat. Menyadari kondisi tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdaganan DIY sepanjang 2024 telah melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan.
“Tujuannya dalam rangka meningkatkan keterampilan produksi dan pemasaran bagi pelaku IKM,” ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganan DIY Syam Arjayanti Selasa (10/12/2024).
Sedikitnya ada 12 kegiatan yang berlangsung tahun ini. Dimulai dengan pelatihan Sentra IKM Anyaman sebanyak dua kali dengan peserta 40 orang. Pelatihan Sentra IKM Batik sebanyak dua kali yang diikuti 40 orang peserta. Satu kali workshop Jogja Fashion Dunia dengan peserta sejumlah 40 orang.
Selanjutnya, pelatihan dieversifikasi produk yang diadakan satu kali dengan peserta sejumlah 20 orang. Pelatihan kemasan sebanyak dua kali diikuti 40 peserta. Dilanjutkan pelatihan manajemen dan pengelolaan sentra sebanyak empat kali dengan peserta 80 orang.
Kemudian pelatihan teknis produksi diadakan sebanyak dua kali yang diikuti 40 orang peserta. Pelatihan/bimtek olahan tembakau sebanyak 14 Kali dengan peserta sejumlah 280 orang. Dinas juga menggelar inkubasi bisnis tema fashion dengan peserta sebanyak 40 orang. Selanjutnya, pelatihan pemasaran online sebanyak dua angkatan yang diikuti 160 orang peserta. Juga diadakan pelatihan ekspor dan business matching dengan peserta sebanyak 60 orang.
Berdasarkan survei lapangan pelaku IKM di DIY masih mengalami kendala terkait kemampuan kualitas dan kuantitas produksi serta pemasaran. Masih berhubungan dengan itu, Syam mengatakan, kemasan produk merupakan hal penting dalam memenangkan hati calon konsumen di samping kualitas produknya. Karena itu, pelatihan pengemasan produk juga dibutuhkan para pelaku IKM.
Tahun ini instansinya melaksanakan pelatihan kemasan sebanyak dua kali yang diikuti 40 orang peserta. Selain peningkatan kualitas dan kuantitas produk, pelaku IKM juga memerlukan kemampuan berkaitan pemasaran produk. Ada dua kali angkatan pelatihan pemasaran online dengan peserta 160 orang.
Sedangkan dalam rangka meningkatkan kemampuan ekspor bagi pelaku IKM yang potensial ekspor, diadakan pelatihan ekspor dan business matching yang diikutu sebanyak 60 orang.
IKM agar eksis dan berkembang, harus mempunyai produk yang berkualitas. Ditambah kemasan yang menjual, kemampuan memasarkan produk dan punya manajemen yang baik. Masih berkaitan dengan ini digelar berbagai pelatihan bertema manajemen usaha dan kelompok. Antara lain pelatihan manajemen dan pengelolaan sentra sebanyak empat kali dengan total peserta sejumlah 80 orang. Lalu inkubasi bisnis bertema fashion yang diikuti 40 orang peserta.
Syam berharap dengan kegiatan yang dibiayai APBD DIY, dana keistimewaan dan dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Perindustrian serta melalui kegiatan yang didanai dari PAD, Dana Keistimewan, DAK Kementerian Perindustrian, dan distribusi bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) diharapkan mampu meningkatkan kemampuan SDM IKM di DIY.
“Sehingga mereka mampu bersaing dan memenangkan pasar,” pinta Syam.
Anggota Komisi B DPRD DIY Yan Kurnia Kustanto menilai peningkatan kemampuan produksi dan pemasaran bagi pelaku IKM merupakan kebutuhan. Karena itu, dia mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY terus menggelar berbagai pelatihan. “Kapasitas harus terus ditingkatkan mulai pemasaran, manajemen dan SDM,” katanya. (kus)
Editor : Sevtia Eka Novarita