Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hadapi Persaingan Yang Semakin Ketat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Tingkatkan Keterampilan Produksi dan Pemasaran Pelaku IKM

Kusno S Utomo • Rabu, 11 Desember 2024 | 14:00 WIB
Pengrajin melakukan pewarnaan gelas berbahan tanah liat sebelum proses pemanggangan di rumah produksi kerajinan keramik di kawasan Teggalpanggung, Danurejan, Jogja, Jumat (30/8). Sektor usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah DIJ mempu berkontribus
Pengrajin melakukan pewarnaan gelas berbahan tanah liat sebelum proses pemanggangan di rumah produksi kerajinan keramik di kawasan Teggalpanggung, Danurejan, Jogja, Jumat (30/8). Sektor usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah DIJ mempu berkontribus

JOGJA - Kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelaku industri khususnya skala kecil menengah masih perlu ditingkatkan agar mampu memenangkan persaingan yang semakin ketat. Menyadari kondisi tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdaganan DIY sepanjang 2024 telah melaksanakan berbagai kegiatan  pelatihan.

“Tujuannya dalam rangka meningkatkan keterampilan produksi dan pemasaran bagi pelaku IKM,” ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganan DIY Syam Arjayanti Selasa (10/12/2024).

Sedikitnya ada 12 kegiatan yang berlangsung tahun ini. Dimulai dengan pelatihan Sentra IKM Anyaman  sebanyak dua kali dengan peserta 40 orang.  Pelatihan Sentra IKM Batik sebanyak dua kali yang diikuti 40 orang peserta. Satu kali workshop Jogja Fashion Dunia dengan peserta sejumlah 40 orang.

Selanjutnya, pelatihan dieversifikasi produk  yang diadakan satu kali dengan peserta sejumlah 20 orang. Pelatihan kemasan sebanyak dua kali diikuti 40 peserta. Dilanjutkan pelatihan manajemen dan pengelolaan sentra sebanyak empat kali dengan peserta 80 orang.

Kemudian pelatihan teknis produksi diadakan sebanyak dua kali yang diikuti 40 orang peserta. Pelatihan/bimtek olahan tembakau sebanyak 14 Kali dengan  peserta sejumlah  280 orang. Dinas juga menggelar inkubasi bisnis tema fashion dengan peserta  sebanyak 40 orang. Selanjutnya, pelatihan pemasaran online sebanyak dua angkatan yang diikuti 160 orang peserta. Juga diadakan pelatihan ekspor dan business matching  dengan peserta sebanyak 60 orang. 

Berdasarkan survei lapangan pelaku IKM di DIY masih mengalami kendala terkait kemampuan kualitas dan kuantitas produksi serta pemasaran.  Masih berhubungan dengan itu, Syam mengatakan, kemasan produk merupakan hal penting dalam memenangkan hati calon konsumen di samping kualitas produknya. Karena itu, pelatihan pengemasan produk juga dibutuhkan para pelaku IKM.

Tahun ini instansinya melaksanakan pelatihan kemasan sebanyak dua kali yang diikuti 40 orang peserta. Selain peningkatan kualitas dan kuantitas produk, pelaku IKM juga memerlukan kemampuan berkaitan pemasaran produk. Ada dua kali angkatan pelatihan pemasaran online dengan peserta 160 orang.

Sedangkan dalam rangka meningkatkan kemampuan ekspor bagi pelaku IKM yang potensial ekspor, diadakan pelatihan ekspor dan business matching yang diikutu sebanyak 60 orang.

IKM agar eksis dan berkembang, harus mempunyai produk yang berkualitas. Ditambah kemasan yang menjual, kemampuan memasarkan produk dan punya manajemen yang baik. Masih berkaitan dengan ini digelar berbagai pelatihan bertema manajemen usaha dan kelompok. Antara lain pelatihan manajemen dan pengelolaan sentra sebanyak empat kali dengan total peserta sejumlah 80 orang. Lalu inkubasi bisnis bertema fashion yang diikuti 40 orang peserta.

 

Syam berharap dengan kegiatan yang dibiayai APBD DIY, dana keistimewaan dan dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Perindustrian serta melalui kegiatan yang didanai dari PAD, Dana Keistimewan, DAK Kementerian Perindustrian, dan distribusi bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) diharapkan mampu meningkatkan kemampuan SDM IKM di DIY.

“Sehingga mereka mampu bersaing dan memenangkan pasar,” pinta Syam.

Anggota Komisi B DPRD DIY Yan Kurnia Kustanto menilai peningkatan kemampuan produksi dan pemasaran bagi pelaku IKM merupakan kebutuhan. Karena itu, dia mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY terus menggelar berbagai pelatihan. “Kapasitas harus terus ditingkatkan mulai pemasaran, manajemen dan SDM,” katanya. (kus)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pemasaran #produksi #industri kecil menengah (IKM) #Kegiatan #pelaku industri #pelatihan #workshop #IKM batik #Ekspo #Dinas Perindustrian dan Perdaganan DIY #SDM #konsumen #sumber daya manuasia #DIY #Syam Arjayanti #Business Matching #Online #keterampilan #pelaku #kecil menengah #IKM