SLEMAN- Ajang turnamen sepak bola usia dini yang bertajuk DRW Skincare Cup 2024 berhasil menyita banyak perhatian dari para pecinta sepak bola, khususnya di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Turnamen yang diikuti ratusan peserta dari dari puluhan sekolah sepak bola (SSB) serta Sekolah Dasar (SD) ini semakin meriah dengan kehadiran mantan pelatih PSS Sleman Wagner Lopes.
Wagner Lopes mengaku sangat senang bisa berdiri di Lapangan Tridadi, Sleman untuk mendampingi para peserta sepak bola usia dini tersebut. Menurutnya ajang DRW Skincare Cup 2024 sangat penting untuk pengembangan olahraga sepak bola di Indonesia. "Saya berharap mereka berkesempatan untuk menjadi profesional," katanya, Selasa (10/12).
Tak hanya itu, pelatih asal Brasil ini pun juga berpesan kepada para peserta supaya bermain dengan senang dan penuh semangat. Sebab ajang DRW Skincare Cup 2024 merupakan ajang untuk mencari teman baru dan ajang awal untuk menjadi pemain yang hebat. "Ini sangat baik untuk kompetisi usia muda," tegasnya.
Turnamen DRW Skincare Cup 2024 ini diikuti 32 tim dari kategori U-11 dan 26 tim dari kategori U-9 tahun yang melibatkan total 960 peserta yang berasal dari DIY dan Jawa Tengah. Turnamen berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Selasa (10/12) hingga Kamis (12/12) di Lapangan Tridadi, Sleman.
"Kami mengadakan turnamen ini karena kami ingin supaya para anak-anak bisa menujukan bakat mereka. Selain itu kami juga ingin supaya anak-anak itu bisa terus semangat berlatih untuk menjadi persepakbola nasional," kata Direktur PT DRW Corpora Indonesia Wahyu Triasmara.
Baca Juga: Timnas Indonesia Meraih Kemenangan Melawan Myanmar Dengan Skor 1-0 Di Laga Perdana Piala AFF 2024
Wahyu berharap ke depan supaya ajang DRW Skincare Cup 2024 ini bisa terus berlanjut dan menjadi piala bergilir untuk anak-anak usia dini. Karena pihaknya ingin para anak-anak usia dini ini bisa menjadi persepakbola nasional yang bisa membawa nama baik Indonesia ke kancah nasional. "Kami menghadirkan Coach Wagner Lopes dari PSS Sleman ini supaya bisa memberi dukungan kepada anak-anak ini agar mereka nanti bisa menjadi pemain sepak bola Indonesia selanjutnya," lontarnya. (ayu).
Editor : Din Miftahudin