JOGJA - Striker asing PSIM Jogja Rafael de Sa Rodrigues atau Rafinha masih menjadi top skor sementara di kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025. Dia mengantongi 11 gol dari 12 laga yang dimainkan bersama PSIM Jogja.
Perolehan gol Rafinha itu diikuti striker Persela Lamongan Ezechiel N'Douassel yang mengemas 10 gol dari 10 laga yang dimainkan. Diikuti J Cabral gelandang PSMS Medan yang juga mencatatkan 10 gol dari 12 laga. Lalu Paulo Henrique dari Persikota Kota Tangerang yang mengantongi sembilan gol dari 12 laga yang dijalani.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengapresiasi kinerja Rafinha. Namun, mantan pelatih PSS Sleman itu tidak mau menggantungkan diri kepada striker asal Brasil itu. Setotetap meminta kepada para pemain yang lain supaya mempunyai inisiatif untuk bisa mencetak gol. Artinya jika Rafinha dijaga dengan ketat, muncul inisiatif dari pemain-pemain lain. “Seperti pemain dari posisi gelandang," jelasnya, Senin (9/12).
Ya, sepanjang 12 laga yang telah dimainkan PSIM, 11 di antaranya dijalani Rafinha sebagai starter. Hanya satu laga saja yang dijalani oleh pemain asal Brasil itu dari bangku cadangan.
Di pertandingan selanjutnya ketajaman Rafinha pasti akan kembali diuji saat PSIM Jogja menjamu Persipa Pati, di Stadion Mandala Krida, Minggu (15/12) nanti. Mengingat di pertemuan sebelumnya, Laskar Mataram julukan PSIM Jogja harus tunduk dari Laskar Saridin julukan Persipa Pati dengan skor 1-3, saat bermain di Stadion Joyokusumo, Pati, Jawa Tengah, Kamis (26/9) silam.
Laga di kandang nanti benar-benar harus dimanfaatkan PSIM. Apalagi pada laga sebelumnya saat melawan Persijap Jepara, anak-anak Jogja harus rela berbagi angka saat bertanding di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Sabtu (7/12).
Hasil imbang tersebut juga menandai bahwa Rafinha dan kawan-kawan masih kesulitan untuk membongkar pertahanan dari tim besutan Widodo Cahyono Putro.
Maka di pertemuan dengan Persipa Pati nanti, Seto meminta kepada para anak asuhnya supaya tidak menggantungkan diri kepada Rafinha. "Kalau memang Rafinha dijaga ketat, harapannya para pemain gelandang mempunyai inisiatif yang lebih lagi," ungkapnya.
Harapan Seto ini sebenarnya sudah mulai direspons para pemain. Buktinya beberapa gol untuk tim pujaan Brajamusti dan The Maident ini dihasilkan pemain gelandang. Di antaranya lewat Arlyansyah Abdulmanan, Yudha Alkanza, dan Irvan Mofu.
PSIM Jogja masih tertahan di peringkat dua klasemen sementara dengan raihan 22 poin dari 12 laga yang telah dimainkan. Calon lawannya Persipa Pati berada di peringkat tujuh dengan 12 poin.(ayu/din).
Editor : Din Miftahudin