Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seto Soroti Kualitas Stadion Kebo Giro Boyolali, Sabtu PSIM Jogja Dijamu Persijap Jepara

Guntur Aga Tirtana • Jumat, 6 Desember 2024 | 00:51 WIB

 

 

 

Laga menghadapi Persijap ini juga akan menjadi ajang pembuktian penyerang PSIM Rafael Rodrigues atau Rafinha sebagai penyerang yang haus gol.
Laga menghadapi Persijap ini juga akan menjadi ajang pembuktian penyerang PSIM Rafael Rodrigues atau Rafinha sebagai penyerang yang haus gol.

JOGJA- Kemenangan 5-0 di kandang atas Nusantara United FC, Minggu (1/12) lalu menjadi modal berharga PSIM Jogja saat dijamu Persijap Jepara dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 di Stadion Gebo Giro, Boyolali, Sabtu nanti (7/12).

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara sudah menyiapkan strategi khusus dan mematangkan persiapan jelang pertandingan ini. Baik secara fisik maupun psikis. Seto optimistis para pemainnya memiliki motivasi tinggi menghadapi laga away ini.

Namun, mantan pelatih PSS Sleman ini mengakui kendala terhadap lapangan di Kota Susu, julukan Kabupaten Boyolali ini. Dia menilai lapangannya kurang ideal. Dia menyebut lapangannya sedikit kecil dan kemungkinan bisa merepotkan. “Tapi apapun itu, kami antisipasi,” tambah Seto.

 

Dengan kondisi ini, Seto berharap pemain mampu beradaptasi dengan situasi ini. Harapannya pemain paham cara bekerja, kinerjanya seperti apa dengan lapangan seperti itu. Kemungkinan ketebalan rumpunya juga sangat tebal dan ini akan berpotensi menjadi kendala.

Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja sudah tak asing dengan Stadion Kebo Giro, Boyolali. Sebelumnya, PSIM Jogja sudah pernah bertanding di lapangan ini dalam laga putaran pertama kontra Nusantara United FC (7/10). Pada pertandingan tersebut, Laskar Mataram meraih hasil imbang 1-1.

Selain kondisi lapangan, masalah kebugaran pemain juga menjadi perhatian tersendiri bagi Laskar Mataram. Di sisi lain, beberapa pemain yang sempat absen dalam laga terakhir dikabarkan sudah bergabung dalam tim. Salah satunya adalah Yudha Alkanza.

Meskipun sudah bergabung dalam latihan, Seto tetap akan melihat kondisi terakhir pemain asal Bantul ini. Karena beberapa hari ini kondisi fisiknya cukup mengalami penurunan. Hal ini karena selain cedera, ada juga flu. “Kita lihat nanti ke depan,” jelas Seto.

Meskipun menghadapi sejumlah kendala, Seto tetap optimistis timnya bisa meraih hasil yang positif untuk laga lawan Persijap nanti. Di daftar klasemen, PSIM Jogja menempati posisi dua dengan 21 poin dari 11 kali pertandingan. Sedangkan Persijap satu strip di bawahnya dengan koleksi 20 poin dari 11 laga yang dimainkan. Sedangkan pemuncak klasemen grup B masih ditempati Bhayangkara FC dengan raihan 23 poindari 12 pertandingan.

Laga menghadapi Persijap ini juga akan menjadi ajang pembuktian penyerang PSIM Rafael Rodrigues atau Rafinha sebagai penyerang yang haus gol. Rafinha saat ini sudah mengemas 11 gol. Dengan menjalani 11 laga, berarti Rafinha rata-rata mencetak satu gol di tiap laga yang dijalani. Terakhir dia mencetak tiga gol saat PSIM melumat Nusantara United.”Saya bertekad mencetak gol lagi,” ujar Rafinha.

Catatan 11 gol Rafinha berjarak dua gol dari striker Persela Lamongan Ezechiel Ndouasel yang mengoleksi 9 gol. Kemudian striker Persiraja Banda Aceh Deri Corfe dengan 8 gol.(ayu/din)

 

 

 

 

 

Editor : Din Miftahudin
#kebo giro #persijap jepara #stadion #Laskar Mataram #Seto #rafinha #Boyolali #Liga 2 #PSIM Jogja