Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penyusunan Persetujuan Bangunan Gedung di Jogja, HAKI DIY Libatkan Mahasiswa dan Akademisi

Gunawan RaJa • Rabu, 4 Desember 2024 | 20:23 WIB
PERSIAPAN - Jajaran Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) Komda Provinsi D.I Jogjakarta saat memberikan keterangan pada awak media pada Rabu (04/12/2024).  (GUNAWAN/Radar Jogja)
PERSIAPAN - Jajaran Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) Komda Provinsi D.I Jogjakarta saat memberikan keterangan pada awak media pada Rabu (04/12/2024). (GUNAWAN/Radar Jogja)

JOGJA - Penyusunan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi langkah krusial dalam memastikan kualitas dan keselamatan bangunan. Untuk memperkuat pemahaman ini, Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) Komda Provinsi D.I Jogjakarta menggandeng praktisi, mahasiswa, dan akademisi.

Ketua Komda HAKI D.I Jogjakarta Dr. Hery Kristiyanto mengatakan keterlibatan akademisi dapat membawa perspektif baru dalam proses PBG agar lebih efisien. Dengan melibatkan akademisi, diharapkan solusi atas berbagai tantangan di lapangan dapat lebih cepat ditemukan.

"Pada 10 hingga 12 Desember 2024 di Eastparc Hotel Yogyakarta akan berlangsung workshop PBG," kata Dr. Hery Kristiyanto pada Rabu (4/12/2024).

Selain pelatihan teknis, acara tersebut juga diramaikan dengan pameran material konstruksi dan terbuka untuk umum, menghadirkan berbagai perusahaan besar industri konstruksi nasional.

"Workshop ini merupakan bagian dari program kerjasama melibatkan guru besar dan tenaga pendidik dari sejumlah universitas," ujarnya.

Nanti peserta workshop diberikan pelatihan intensif mengenai cara memeriksa dokumen melalui jalur program itu. Merupakan kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan sistem profesi di tingkat nasional.

Sementara itu Ketua Pelaksana, Ir. Moch. Arif Toto Rahardjo mengatakan dengan mengacu pada regulasi yang ketat, PBG tidak hanya mencegah risiko kebakaran dan kerusakan struktural.

"Tetapi juga mendukung pengembangan kota agar lebih teratur dan berkelanjutan," kata Moch Arif Toto Raharjo.

Menurutnya hambatan utama dalam penyusunan PBG dapat diatasi melalui edukasi dan kolaborasi.

Dia ingin membantu para pelaku konstruksi memahami dan menerapkan standar secara lebih baik agar proses penyusunan dokumen PBG menjadi lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: Habib Zaidan Buka Suara Video Viral Gus Miftah Panggil Penjual Es Goblok, 'Memang Gus Miftah Sudah Biasa Kayak Gitu'. Presiden Gen Z: Tidak Pantas

"Acara dirancang untuk para pemilik proyek, konsultan, Tim Penilai Ahli (TPA), dosen, dan mahasiswa," terangnya. (gun)

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) #persetujuan #gedung #bangunan