Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kembangkan Budi Daya Lele Generasi Air Kocor, Komoditas Unggulan, Sumbang 50 Persen Produksi Ikan DIY

Kusno S Utomo • Rabu, 4 Desember 2024 | 14:00 WIB
PELUANG EKONOMI: Budidaya ikan lele generasi air kocor banyak dikembangkan di Bantul. Ramah lingkungan, tidak bau dan dapat diterapkan di lingkungan padat penduduk.
PELUANG EKONOMI: Budidaya ikan lele generasi air kocor banyak dikembangkan di Bantul. Ramah lingkungan, tidak bau dan dapat diterapkan di lingkungan padat penduduk.

 

                       

RADAR JOGJA - Angka konsumsi ikan (AKI)  di DIY meningkat dari 31,24 kg/kapita pada 2019 lalu menjadi 35,71 kg/kapita pada 2023. Kenaikan tingkat konsumsi ikan selama kurun waktu lima tahun terakhir sebesar 14,3 persen.

 Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Suwarto mengatakan, peningkatan AKI di DIY berpengaruh signifikan terhadap perikanan budi daya. Sebab, produksi perikanan DIY 2023 sebesar 105.270 ton disumbang dari produksi perikanan budi daya sebanyak 97.771 ton (92,8 persen) dan 7.499 ton  (7,2 persen) dari produksi perikanan tangkap.

Ditambahkan, ada berbagai program kegiatan yang mendukung pengembangan perikanan budi daya. Di antaranya, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pembudidaya ikan melalui berbagai pelatihan teknis budi daya.

 Selanjutnya, menyalurkan hibah sarana dan prasarana budi daya perikanan sebanyak 178 paket hibah. “Khusus tiga paket hibah budidaya lele kocor diperuntukkan dalam rangka pengentasan kemiskinan,” jelas Suwarto Selasa (3/12/2024).

Adapun tiga paket hibah itu meliputi kolam bulat, pompa air, benih ikan, pakan pellet, probiotik dan obat-obatan. Dinas Kelautan dan Perikanan DIY juga aktif dalam merancang regulasi perlindungan bagi pembudidaya. Itu diwujudkan melalu Perda DIY No. 7 Tahun 2022 tentang Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi. Kehadiran aturan tersebut mampu meningkatkan keberpihakan terhadap pembudidaya ikan.

Selain itu, berkoordinasi dengan dinas kabupaten/kota se-DIY dan penyuluh perikanan lapangan/penyuluh perikanan bantu. Secara periodik dilakukan pembinaan terhadap pembudidaya ikan.

Dikatakan, budidaya ikan lele memiliki peluang ekonomi yang terbuka. Sebab, produksi ikan lele menjadi komoditas unggulan. Bahkan memiliki nilai penting bagi perekonomian  karena menyumbang 50 persen dari total produksi ikan di DIY.

“ Jumlahnya mencapai 48.229 ton dari total produksi 97.771 kg,” beber Suwarto.

Terkait potensi itu perlu diikuti peningkatan produktivitas budidaya ikan dengan sistem kocor yang mulai banyak dikembangkan di Bantul. Budi daya sistem kocor menjadikan produktivitas lahan meningkat. Ini terlihat dari padat tebar lele  secara konvensional sebanyak 200 ekor/m3 meningkat menjadi 1.000 ekor/m3.

 

Di samping itu, peningkatan produksi melalui intensifikasi harus dilakukan di tengah semakin tingginya alih fungsi lahan. Didukung sentuhan teknologi seperti sarana budi daya kolam bulat yang menghemat air. Instansinya, lanjut Suwarto, selama ini memberikan bantuan hibah sarana budi daya perikanan kepada kelompok pembudidaya ikan.

Pembinaan teknis budi daya dilakukan bersinergi dengan dinas yang membidangi perikanan di kabupaten/kota se-DIY maupun penyuluh perikanan (KKP). Sinergi itu berhasil menumbuhkan beragam inovasi di masyarakat. Salah satunya, budidaya dengan sistem kocor 24 jam.  “Ini kemudian disebut sistem budi daya lele generasi kocor  atau lele gacor,” terang dia.

Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Galeri Jaya Muhammad Supriyanto menambahkan kelebihan penerapan sistem lele gacor. Antara lain, suhu perairan relatif stabil sebagai dampak sirkulasi debit tinggi  Kondisi itu mampu menekan timbulnya penyakit sekaligus mengefisienkan penggunaan pakan,” ujar Supriyanto.

Parameter kualitas air selalu terjaga menjadikan peningkatan kepadatan tebar tiap meternya dari semula  150 – 200 ekor/m3 meningkat menjadi 450 - 600 ekor/m3 sehingga hasil panen ikan pun meningkat 300 persen.

Ketua pokdakan yang beralamat di Dusun Gumuk, Ringinharjo, Bantul, mengungkapkan, penerapan sistem lele gacor juga ramah lingkungan. Tidak menimbulkan bau kurang sedap. Sistem ini dapat diterapkan di lingkungan padat penduduk. Peningkatan produktivitas setiap kolam berdampak meningkatnya margin keuntungan sehingga mampu memberikan akselerasi peningkatan kesejahteraan pembudidaya ikan. (kus)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#dinas kelautan dan perikanan #perlindungan #kapasitas #Konvensional #pembinaan #produksi #2019 #2024 #perikanan #pelatihan #Alih Fungsi #2023 #budi daya #generasi #kocor #teknis #benih ikan #disumbang #pengentasan #lele #kemiskinan #lele generasi kocor #lahan #penyakit #pera palace film #penggunaan #budidaya #Bantul #sumber daya manuasia #DIY #padat penduduk #tangkap #program #Pakan #angka konsumsi ikan #Penerapan #produktivitas #lele gacor #sistem #Aki #meningkat #signifikan #Pembudidaya