Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Beruntungnya PSIM punya Arlyansyah dan Irvan Mofu, PSIM Jogja Menang 5-0 atas Nusantara FC, Rafinha Cetak Hattrick

Guntur Aga Tirtana • Senin, 2 Desember 2024 | 03:07 WIB

 

 

Penonton menyaksikan laga PSIM v Nusantara FC di Stadion Mandala Krida, Minggu (1/12).
Penonton menyaksikan laga PSIM v Nusantara FC di Stadion Mandala Krida, Minggu (1/12).

JOGJA - Kedatangan tiga pemain U-21 menjadi angin segar bagi PSIM Jogja. Pasalnya usai kedatangan ketiga pemain muda berlabel Timnas Indonesia U-21 itu, tim yang berjuluk Laskar Mataram ini berhasil kembali kepada jalur yang positif dan juga membuat tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini menang telak atas tamunya Nusantara United FC.

 Ya, di laga yang terselenggara di Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (1/12) sore ini. PSIM Jogja berhasil membantai tamunya tim Macan Dahan Borneo julukan Nusantara United FC dengan skor 5-0. Dari kemenangan telak itu, PSIM Jogja berhasil naik ke peringkat dua klasemen sementara grup tengah kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025.

Peran penting para pemain U-21 berlabel Timnas itu nampaknya sangat berdampak besar untuk tim Laskar Mataram.Di sisi lain, striker asing PSIM Jogja Rafael de Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha berhasil mencatatkan hattrick di laga melawan tim Macan Dahan Borneo julukan Nusantara United FC kali ini. Ketiga gol pemain asal Brasil itu dicetak pada menit ke 45+1 melalui gol pinalti, lalu pada menit ke 72 dan menit 77.

 Dua gol lain dari tim yang berjuluk Laskar Mataram ini dicetak oleh pemain muda U-21 yang berlabel Timnas Indonesia, yakni Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke 63 dan pemain pengganti yakni, Irvan Mofu di menit ke 90+1.

 Atas kemenangan besar tersebut berhasil mengantarkan PSIM Jogja naik ke peringkat dua dengan mengantongi 21 poin hasil dari enam kali menang, tiga kali imbang, dan dua kali kalah dari 11 laga yang telah di jalani.

 Selain itu, atas tambahan tiga angka ini juga mampu membuat Laskar Mataram menggeser Persijap Jepara yang sebelumnya bertengger di peringkat dua klasemen sementara grup tengah. Tim yang berjuluk Laskar Kalinyamat ini harus rela turun ke peringkat tiga karena di waktu yang bersamaan mereka hanya mampu bermain imbang dengan Persipa Pati dengan skor 1-1.

 Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengucapkan selamat kepada manajemen PSIM Jogja, para pemain, dan para suporter atas kemenangan yang berhasil diraih pada laga melawan Nusantara United FC kali ini. Meskipun menang telak, mantan pelatih PSS Sleman ini tetap berharap supaya seluruh elemen yang ada di tubuh tim Laskar Mataram tetap membumi, mengingat perjalanan tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini masih panjang."Kami masih ada beberapa pertandingan ke depan. Maka kami akan lebih fokus di situ sementara," ucapnya usai pertandingan.

 Menurut Seto, jalannya pertandingan melawan tim Macan Dahan Borneo ini cukup berimbang dan menegangkan. Sebab, Seto menilai para anak asuhnya masih merasakan sedikit adanya beban pada babak pertama, mengingat di dua pertandingan sebelumnya anak-anak Jogja belum bisa memperoleh hasil yang memuaskan. Sehingga pada babak pertama ini Rafinha dan kawan-kawan terburu-buru ingin segera mencetak gol ke gawang lawan serta masih ada beberapa miskomunikasi antar pemain.

 Akan tetapi menurut Seto, setelah terjadinya gol pertama PSIM Jogja melalui Rafinha di menit 45+1 itu membuat rasa percaya diri anak asuhnya muncul di babak kedua. Sehingga pada akhirnya anak-anak Jogja bisa bermain lepas dan berhasil menang telak atas tim tamu."Ini yang saya harapkan. Ke depannya saya ingin pemain bermain seperti pada babak kedua pada laga sore ini. Jadi lebih tenang dan lebih lepas," lontarnya.

 Seto menyatakan, sebenarnya tim Nusantara United FC sendiri juga merupakan tim yang cukup bagus. Mereka juga mempunyai determinasi permainan dan semangat yang luar biasa di laga kali ini. Akan tetapi dewi fortuna masih berpihak kepada PSIM Jogja.

 Striker PSIM Jogja Irvan Mofu mengaku sangat bersyukur karena tim Laskar Mataram bisa mendapatkan tiga poin di laga melawan Nusantara United FC kali ini. Harapannya dari kemenangan ini bisa menambah kepercayaan diri para pemain di laga-laga selanjutnya."Saya juga bersyukur buat diri saya sendiri karena hari ini saya bisa cetak gol. Semoga ke depan banyak-banyak gol dari saya untuk PSIM Jogja," tegasnya.

 

Pelatih kepala Nusantara United FC, Salahuddin mengaku bahwa hasil yang didapat timnya di laga melawan PSIM Jogja kali ini memang hasil yang kurang baik untuk tim Macan Dahan Borneo. Sehingga atas kekalahan telak ini pihaknya berjanji akan berusaha lebih baik lagi untuk memenangkan pertandingan-pertandingan ke depan."Instruksi dari saya tidak berjalan baik di laga kali ini," ujarnya.

 Salah satu pemain Nusantara United FC, Rio Rizki menyatakan kekalahan yang didapatkan timnya di laga kali ini memang hasil yang kurang baik untuk tim Macan Dahan Borneo. Sehingga para pemain berjanji akan berusaha lebih keras lagi untuk memenangkan pertandingan-pertandingan ke depan.

 Jalannya pertandingan yang mempertemukan PSIM Jogja dengan Nusantara United FC ini sebenarnya cukup seru. Kedua tim bermain ngotot sejak peluit babak pertama dibunyikan.

 Anak-anak Jogja yang tampil di depan ribuan pendukungnya berhasil mendominasi permainan di menit-menit awal laga. Akan tetapi tim Macan Dahan Borneo yang datang ke Jogja nampaknya tidak mau kalah. Mereka berhasil memberikan beberapa ancaman ke gawang Harlan Suardi di babak pertama ini.Baca Juga: Gilbert Agius Ingin Manfaatkan Pertandingan Kontra Semen Padang untuk Lanjutkan Tren Kemenangan PSIS Semarang

 Angin segar PSIM Jogja datang di menit-menit akhir menjelang laga usai. Serangan yang terus dibangun akhirnya membuahkan hasil setelah salah satu bek Nusantara United FC dinyatakan hand ball oleh wasit di dalam kotak pinalti. Alhasil Rafinha yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya. Sehingga pada babak pertama ini Laskar Mataram unggul 1-0 di menit ke 45+1.

 Pada babak kedua, nampaknya anak-anak semakin percaya diri usai unggul 1-0. Pemain U-21 Arlyansyah Abdulmanan berhasil menjebol gawang Nusantara United FC setelah menerima umpan dari Yusaku Yamadera di menit ke 63.

 Unggul 2-0 membuat anak-anak Jogja semakin percaya diri dan berhasil mendominasi permainan. Rafinha striker asing andalan PSIM Jogja berhasil menjebol gawang Macan Dahan Borneo di menit ke 72. Setelah itu lagi-lagi striker asal Brasil ini kembali menunjukkan tajinya setelah menerima umpan kornel dari Savio Sheva. Tendangan bacicle kick Rafinha berhasil membobol gawang Nusantara United FC di menit ke 77. Alhasil dari hattrick Rafinha ini membuat PSIM unggul 4-0.

 Berhasil banyak unggul Seto langsung melakukan rotasi pemain. Rafinha ditarik keluar digantikan Irvan Mofu. Tak berselang lama, pemain asal Sulawesi Selatan ini berhasil membobol gawang Nusantara United setelah menerima umpan dari Arya Gerryan. Alhasil dari gol ini PSIM Jogja berhasil menang 5-0 atas tim Macan Dahan Borneo. (ayu).

 

Editor : Din Miftahudin
#Laskar Mataram #Seto #Nusantara FC #stadion mandala krida yogyakarta #Liga 2 #PSIM Jogja