JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja optimistis kunjungan wisatawan pada tahun ini bisa mencapai target maksimal. Bahkan, jumlah pergerakan wisatawan ditarget mampu menyentuh angka sembilan juta orang.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kota Jogja Sri Arika Wahyuningsih mengatakan, pihaknya yakin bisa menggaet sembilan juta wisatawan pada akhir tahun. Pasalnya, pada bulan Oktober saja sudah mencapai 8,7 juta kunjungan wisatawan.
Rinciannya, untuk kunjungan wisatawan sebanyak 8,4 juta wisatawan dan 300 ribu wisatawan mancanegara. Menurut Arika sapaannya, jumlah itu sudah melampaui target pada bulan Oktober lalu yang dipatok mencapai 5 juta wisatawan.“Karena Oktober sudah 8,7 wisatawan, insyaallah akhir tahun kami bisa mencapai sembilan juta wisatawan,” ujar Arika saat ditemui, Kamis (28/11).
Dia pun optimistis, untuk tahun 2025 mendatang kunjungan wisatawan di Kota Jogja bisa lebih tinggi dibandingkan tahun ini. Sebab Dispar Kota Jogja sudah menyiapkan Launching Kalender Semarak Event Pariwisata Yogyakarta (Laksmita) 2025.
Baca Juga: Nikmati Ragam Dessert Lezat di Call Me Tiramisu, Tempat Estetik di Jogja yang Wajib Dikunjungi
Dijelaskannya, Laksmita 2025 sendiri akan diselanggarakan pada Sabtu (30/11) di Pintu Barat Kepatihan yang beralamat di Jalan Malioboro. Penyelenggaraan Laksmita 2025 digadang-gadang menjadi pintu pembuka pariwisata event yang ada di Kota Jogja.
Total ada 135 event yang akan dikenalkan termasuk 16 event unggulan dengan berbagai kategori. Seperti kegiatan wisata budaya, seni, olahraga, minat khusus, musik dan lainnya. Kehadiran Laksmita 2025 harapannya juga memudahkan wisatawan untuk mengakses informasi wisata.“Seperti diketahui, event-event yang ada di Jogja memberikan kesan dan kenangan tersendiri bagi banyak wisatawan,” sebut Arika.
Sementara itu, Analis Kebijakan Muda Dispar Kota Jogja Krismono Adjie mengatakan, destinasi wisata seperti Taman Pintar, Keraton, dan Tamansari masih menjadi favorit jujugan wisatawan. Kemudian event seperti Wayang Jogja Night Carnival juga cukup mendukung kunjungan wisatawan ke Kota Jogja.
Di samping itu, kata Krismono, event yang tidak diselenggarakan oleh Pemkot Jogja pun juga turut mendongkrak kunjungan wisatawan. Di antaranya seperti Prambanan Jazz, Pasar Kangen, hingga Ngayogjazz.“Selain itu destinasi wisata kuliner juga turut mendukung kunjungan wisatawan,” terang Krismono. (inu)
Editor : Din Miftahudin