Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024 Menurun, Bawaslu DIY Sebut Salah Satunya Karena Letak Geografis TPS

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 28 November 2024 | 02:20 WIB

 

 

 

Bawaslu DIY menyampaikan keterangan pers terkait Pilkada 2024 di DIY.
Bawaslu DIY menyampaikan keterangan pers terkait Pilkada 2024 di DIY.

 

JOGJA- Pemungutan suara Pilkada 2024 tekah selesai dilaksanakan diseluruh Kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai terdapat penurunan tingkat partisipasi masyarakat dibandingkan penyelenggaraan Pemilu, lalu.

Ketua Bawaslu DIY Mohammad Najib mengatakan penurunan tersebut salah satunya karena Pilkada mesin penggerak politiknya terbatas. Sementara saat pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) dilaksanakan, mesin penggerak politiknya massif dan banyak."Partisipasi masyarakat saat Pileg maupun Pilpres lebih tinggi, terlebih lagi masyarakat perantauan bisa menggunakan hak suaranya dengan fasilitas pindah tempat mencoblos," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY, Rabu (27/11).

Menurut Najib, tidak apple to apple apabila Pilkada dibandingkan dengan Pileg atau Pilpres. Data terkait faktor penurunan partisipasi masyarakat memang belum final dan perlu kajian lebih mendalam."Tentu ini jadi masukan ke depannya," tegasnya.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY Umi Illiyina membenarkan bahwa terjadi partisipasi pemilih yang cukup menurun kalau dibanding pemilu 2024. Berdasarkan pantauan, ia mengibaratkan apabila terdapat 400 DPT (Daftar Pemilih Tetap), sekitar 140 pemilih tidak hadir ke TPS.

Partisipasi pemilih di beberapa kecamatan di Bantul juga mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan Bawaslu DIY di Kapanewon Kasihan terdapat sekitar 600 TPS, namun sisa surat suara masih lebih dari 100."Itu juga terjadi di beberapa TPS yang lain yang kami pantau," tuturnya.

Salah satu faktor menurunnya tingkat partisipasi masyarakat, lanjut Ummi, karena pengurangan drastis jumlah TPS. Perubahan jumlah TPS hampir 50,0 persen dibandingkan masa Pemilu lalu."Jarak geografis lalu, juga menyebabkan tingkat partisipasi masyarakat menurun,"jelasnya.

Baca Juga: Pemilih Diajak Bernostalgia dengan Pawon Tempo Dulu di TPS 001 Candingasinan Purworejo

Hal itu paling banyak ditemukan di daerag Gunungkidul, Sleman bagian Barat yang letak geografisnya pegunungan dan aksesnya relatif sulit. Menurutnya, TPS dengan jumlah DPT yang banyak tidak menjamin tingkat partisipasi masyarakat naik. (oso)

 

 

 

Editor : Din Miftahudin
#pilkada 2024 #partisipasi pemilih #DIY #TPS #menurun #Letak Geografis #bawaslu diy