Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Uji Coba Insinerator TPA Banyuroto Alami Kendala, Sampah Tercecer akibat Tak Terangkut secara Otomatis

Anom Bagaskoro • Selasa, 26 November 2024 | 03:49 WIB

 

 

Ilustrasi insinerator di TPA Banyuroto.   
Ilustrasi insinerator di TPA Banyuroto.  
 

 

KULON PROGO - Rencana pembuatan tempat pengolahan sampah dengan alat insinerator telah terealisasi di akhir 2024. Namun saat melakukan uji coba pertama kali, mengalami kendala operasional.

Kepala UPT Persampahan, Air Limbah dan Pertamanan (PALP) Budi Purwanta Kulon Progo  menjelaskan, kendala saat uji coba ini juga disaksikan Pj Bupati Kulon Progo beserta rombongannya."Sebenarnya sesuai harapan, hanya ada beberapa kendala minor dan sudah teratasi," ucap Budi, Senin (25/11).

Budi menyampaikan, beberapa mesin macet akibat putaran feeder pengumpan kurang stabil. Meskipun kendala ini bisa langsung tertangani.Selain itu, tray pengumpan yang berfungsi memindahkan sampah juga ditemukan kendala. Beberapa sampah tercecer, akibat sampah tak terangkut secara otomatis. “kami telah mengevaluasi itu, dan segera memperbaiki netode pengumpan,” jelasnya.

Beberapa sampah yang hendak dibakar juga belum terpilah secara maksimal. Lantaran, sampah bawaan yang dimasukkan dalam pengumpul masih memiliki kadar air tinggi. "Secara keseluruhan fungsi utamanya berjalan dengan baik, mulai dari burning hingga air polution control," ucapnya.

Budi menjabarkan, fungsi utama insinerator telah berjalan sesuai dengan SOP. Bagian pembakaran (burning) telah berjalan, dengan kemampuan membakar sampah 1 ton per jam. Sedangkan bagian air polution control tak menunjukkan adanya kebocoran, yang membuat polutan tak terserap.

Kendati begitu, pihaknya masih menunggu hasil lab dari kinerja alat tersebut. Pengujian hasil lab akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, untuk menunjukkan kelayakan dari alat yang mengukur polutan. Sebenarnya, pihak UPT telah melakukan pengujian polutan. Namun, pengujian masih bersifat prototype sebagai pedoman awal.

Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi menyampaikan, masih banyak hal yang perlu dibenahi. Di antaranya adanya sampah tercecer terutama di bagian tray pengumpan."Masih ada hal yang perlu diperbaiki, termasuk pola pengolahan sampah dari hulu," tegasnya.

Baca Juga: Menjelang Akhir Tahun, Serapan Pupuk Subsidi di Kulon Progo Belum Optimal, Berpotensi Jatah Dikurangi

Siwi menyampaikan, insinerator memang bertugas mengolah sampah. Namun, tak bisa sembarang sampah yang dikelola. Sehingga, pengolaan sampah dari hulu harus diterapkan. Terutama pemilahan sampah yang sering dilupakan oleh rumah tangga. Jika sampah tak terpilah maka insinerator tak berjalan optimal. (gas/din)

Editor : Din Miftahudin
#Pengolahan Sampah #Kulon Progo #TPA Banyuroto #Mesin Rusak #Pj Bupati