JOGJA - Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen DIY di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior 2024 yang berlangsung di Depok, Jawa Barat, pada 8- 15 November lalu. Berkekuatan 19 atlet, tim DIY menempati peringkat ketiga nasional, di bawah Jawa Timur dan DKI Jakarta.
Baca Juga: Tak Kerjakan PR, PSIM Jogja Dihukum di Subang
Kontingen DIY mengemas dua emas dan satu perunggu. DKI Jakarta yang berhasil menempati peringkat kedua mengumpulkan dua emas, enam perak, dan dua perunggu. Sementara Jawa Timur yang sukses menjadi juara umum berhasil mengemas tujuh emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Dua medali emas bagi DIY dipersembahkan oleh Shafira Devi Herfesa yang menjuarai KU-B putri dan Kenny Horasino Bach yang turun di kelas KU-E Putra. Sementara satu perunggu dipersembahkan oleh M Ali Alfarouq di kelas KU-C putra.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Bersiap Hadapi ASEAN Championship 2024, Berikut Jadwal Lengkapnya
Sekretaris Umum Pengda Percasi DIY Jumariyanto mengaku sangat bangga dan senang atas capaian ini. Menurutnya, prestasi ini adalah peningkatan jika dibandingkan prestasi edisi sebelumnya yang berada di posisi keempat.”Walaupun di sisi medali kami turun karena satu perak kami di edisi lalu hilang," ujarnya, Rabu (20/11).
Menurut Jumariyanto, raihan medali emas bagi Shafira dan Kenny memang sudah sesuai target yang dicanangkan sejak berangkat. Sedangkan untuk M Ali Al Faruq, meski sempat menjadi juara di ajang Japfa, namun atlet tersebut harus puas dengan medali perunggu usai bertarung ketat dengan para juara-juara di kelas tersebut. "Ali harus bertemu para juara dan unggulan-unggulan. Tapi hasil ini sudah cukup bagus baginya," lontarnya.
Jumariyanto berharap dengan potensi atlet-atlet catur muda di DIY yang sangat banyak. Maka ke depan pihaknya sangat yakin jika perkembangan catur di DIY akan semakin baik dan maju. Dia berharap dukungan pemprov dan KONI untuk memberangkatkan atlet-atlet muda ini agar bisa meraih pengalaman dan prestasi di Kejurnas mendatang yang berlangsung di NTT atau Sulawesi Barat. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin