Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kanwil Kemenkumham DIY Serahkan Enam Sertifikat Perlindungan Paten kepada Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Gregorius Bramantyo • Rabu, 20 November 2024 | 04:45 WIB

 

 

APRESIASI: Kepala Kanwil Kemenkumham DIJ Agung Rektono Seto (kiri) memberikan sertifikasi perlindungan kekayaan intelektual paten untuk akademisi UMBY di Kampus 3 UMBY, Selasa (19/11).
APRESIASI: Kepala Kanwil Kemenkumham DIJ Agung Rektono Seto (kiri) memberikan sertifikasi perlindungan kekayaan intelektual paten untuk akademisi UMBY di Kampus 3 UMBY, Selasa (19/11).

JOGJA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIJ menyerahkan enam sertifikat perlindungan kekayaan intelektual paten kepada akademisi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY). Penyerahan dilakukan dalam acara Innovation Summit #3 2024, Selasa (19/11).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Enam karya inovatif yang memperoleh sertifikat paten antara lain pestisida mikrobial berbahan aktif Fusarium oxysporum f. sp. cepae avirulen dengan formulasi zeolite. Kemudian metode pembuatan cereal garut kaya protein nabati yang berindeks glisemik rendah. Lalu proses pembuatan formula pupuk hayati cair mengandung konsorsium empat bakteri rhizosfer dari tumbuhan dominan Pantai Samas, yaitu katang-katang dan cemara udang.

Selanjutnya ada metode pembuatan growol kering sebagai sumber pati tahan cerna berasal dari ubi kayu. Kemudian ada proses pembuatan beras parboiled premiks yang memiliki indeks glisemik rendah dengan pelapis edible film. Serta ada proses pengolahan beras analog berprotein berbasis growol dan tepung kecambah hijau.

 Baca Juga: Gacornya Marselino Pastikan Timnas Indonesia Sikat Arab Saudi dan Amankan Kemenangan Perdana di Putaran Ketiga

Kepala Kanwil Kemenkumham DIJ Agung Rektono Seto mengapresiasi kepada civitas akademika UMBY atas kontribusi mereka dalam menciptakan berbagai inovasi yang memiliki nilai guna tinggi. Pihaknya mengaku bangga dengan yang dilakukan oleh para akademisi UMBY ini. Menurutnya, kesadaran tentang pentingnya perlindungan kekayaan intelektual telah tumbuh dengan baik di UMBY. “Hal ini membuktikan bahwa akademisi UMBY tidak hanya unggul dalam inovasi, tetapi juga berkontribusi untuk mendukung ekonomi keberlanjutan,” ujarnya.

Tahun ini, Indonesia menduduki ranking 54 untuk di Global Innovation Indeks berdasarkan kemampuan inovasi yang diukur dengan berbagai macam parameter.Menurut Agung, ini selaras dengan program dan semangat pihaknya dalam mendorong inovasi dan invensi di kalangan perguruan tinggi. Ini dibuktikan dengan penyerahan 400 Surat Pencatatan Hak Cipta beberapa waktu yang lalu dan 6 sertifikat paten.

Dia menilai, perguruan tinggi sebagai pusat kegiatan pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan memang harus sejalan dengan tujuan pembangunan kekayaan intelektual. “Khususnya dalam melindungi karya-karya yang dibuat para civitas akademika seperti paten,” katanya.

Rektor UMBY Agus Slamet menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendukung berbagai inisiatif kreatif yang dikembangkan di lingkungan kampus. Kolaborasi ini tidak hanya penting, tetapi juga menjadi langkah strategis bagi kampus dalam mengembangkan dan mendukung proses kreatif. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong para mahasiswa, dosen, dan peneliti di kampusnya untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang memiliki nilai sosial dan ekonomi, serta relevansi dengan kebutuhan masyarakat.

“Dengan adanya perlindungan kekayaan intelektual, inovasi-inovasi yang lahir dari UMBY dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya. (tyo/din)

 

 

 

Editor : Din Miftahudin
#Kanwil Kemenkum HAM DIY #kekayaan intelektual #UMBY