JOGJA - Sebanyak 24 tim dari berbagai daerah ikut ambil bagian berlomba dalam sesi kedua kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X tahun 2024 di GOR Amongrogo, Minggu (17/11) malam.
Pada sesi kedua kali ini, 24 tim tersebut berlomba untuk tiga nomor yang berbeda, yakni konser band, konser marching art dan drumline battle. Sebelumnya, kejuaraan Marching Band Piala Raja HB X ini sudah berlangsung pada bulan Oktober lalu dengan melombakan mata lomba street parade yang berlangsung di Jalan Malioboro dan display di GOR Amongrogo.
Ketua Panitia Kejuaraan Nolik Maryono menjelaskan dari ketiga mata lomba yang dilombakan pada sesi kedua kali ini, nantinya para peserta akan terbagi dalam klasemen yang berbeda yakni, untuk mata lomba konser marching art, akan dibagi dalam klasemen junior, senior, dan umum. Untuk drumline battle dibagi dalam klasemen sekolah dan klasemen umum. Sementara untuk mata lomba konser band itu hanya ada klasmen umum.
Untuk im-tim yang ambil bagian pada sesi kedua ini di antaranya berasal dari Kalimantan Timur yakni tim Alter Ego Percussion dari Dispora Kaltim, Genta Buana Drumline asal Jakarta, Azka Nada Drum Corps asal Ciamis, dan MB Bahana Putra Soedirman dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Dengan banyaknya tim yang ikut dalam kejuaraan Marching Band Piala Raja HB tahun 2024 ini Nolik berharap supaya pelaksanaan di sesi kedua ini seluruh peserta bisa tampil maksimal dan nyaman."Harapan kami dari panpel untuk session kedua ini dapat mewadahi dan memberi tempat kepada para pemain atau atlet, khusunya generasi muda Indonesia agar dapat menyalurkan hobi dan meraih prestasi yang tinggi melalui olahraga marching band," katanya.
Sementara Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto mengaku sangat mengapresiasi penyelenggaran ajang Kejuaraan Piala Raja HB X Cup yang sudah memasuki edisi ke-11 sejak kembali digulirkannya bersama Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) DIJ pada tahun 2012 silam."Kami juga berharap, ajang ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Karena ini bisa menjadi ajang kompetisi dan pembibitan atlet," tegasnya.
Menurut Djoko Pekik dengan banyaknya tim dari luar daerah yang hadir dan ikut berlomba dalam ajang kejuaraan Marching Band Piala Raja HB X ini. Pihaknya menilai bahwa ajang ini ke depan bisa berkolaborasi dengan banyak pihak terkait."Kerja sama ini sangat penting karena ajang semacam ini sudah masuk ke dalam ajang sport tourism. Sebab, sebuah ajang olahraga yang mampu mendatangkan promosi wisata yang menghadirkan wisatawan," lontarnya. (ayu)
Editor : Din Miftahudin