JOGJA – Di tengah jadwal kompetisi Liga 2 musim 2024/ 2025 yang padat, manajemen PSIM Jogja bersama tim pelatih menyebut sudah mengantongi sejumlah nama kandidat pemain asing baru pengganti Pedrinho. Itu akan dilakukan di bursa transfer paruh musim 2024/2025 ini yang akan berlangsung Desember mendatang.
Selain sudah mengantongi beberapa kandidat pemain asing, manajemen tim berjuluk Laskar Mataram itu juga telah membahas untuk mendatangkan kembali pemain U-21. Ini dilakukan karena PSIM Jogja tengah mengalami krisis pemain U-21 untuk menginjak putaran kedua lanjutan kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menjelaskan alasan mendatangkan pemain U-21 itu karena saat ini ada beberapa pemain U-21 yang berangkat dipanggil TC bersama Timnas Indonesia dan ada juga yang cedera. Sehingga dari hal tersebut membuat tim bingung mencari pemain U-21 yang siap dan pantas untuk diturunkan di laga-laga yang akan datang. "Karena saat ini tim tidak bisa berbicara banyak terkait pemain U-21 itu," ujarnya, Senin (18/11).
Sementara untuk pemain asing, manajemen telah mengantongi kurang lebih lima nama. Nama-nama itu adalah pemain dari Liga 1 dan Liga 2. Sebab sejak awal manajemen bersama tim pelatih telah bersepakat pemain asing yang akan didatangkan itu adalah pemain yang sudah pernah bermain di Indonesia. Dengan catatan supaya kejadian-kejadian di musim sebelumnya tidak terulang."Kami sepakat pemain asing yang akan datang harus bisa ngangkat tim,” tegasnya.
PSIM Jogja akan melanjutkan perjuangannya di Liga 2 musim 2024/2025. Rabu (20/11), PSIM Jogja akan dijamu Persikas Kabupaten Subang. PSIM Jogja menargetkan meraih poin penuh di laga ini. Sebelumnya, PSIM Jogja hanya bermain imbang 0-0 saat dijamu Adhyaksa FC di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (16/11).
Dengan hasil itu, PSIM Jogja saat ini berada di posisi tiga klasemen dengan 18 poin. Di posisi puncak ditempati Bhayangkara FC yang mengoleksi 21 poin. Sedangkan runner up menjadi milik Persijap Jepara dengan 19 poin. (ayu/din)
Editor : Din Miftahudin