JOGJA - Pemain voli dari klub Ganevo Jogja Imam Ahmad Faisal ramai diperbincangkan lantaran abroad ke Liga Voli Jepang musim ini. Imam menjadi pevoli Indonesia ketiga setelah Rivan Nurmulki dan Yolla Yuliana.
Rivan membela Wolfdogs Nagoya yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Voli Jepang. Sementara Yolla bermain untuk Tokyo Sunbaems di kasta kedua Liga Voli Jepang. Sedangkan Imam direkrut ke klub Fukuoka Winning Spirits yang merupakan klub kasta kedua Liga Voli Jepang.
Hijrahnya Imam ke Negeri Sakura itu karena memang sudah adanya kesepakatan dari pihak organisasi Jepang yang meminta organisasi Indonesian untuk mengirimkan atlet dari Indonesian untuk bisa bermain di Jepang, khususnya di Liga 2. "Karena permintaan dari Liga 2 seperti itu," kata Ketua II Bidang Prestasi PBV Ganevo SC Koko Prasetyo, Senin (18/11).
Koko mengaku sangat senang dan bangga karena klub Ganevo bisa mengirimkan atlet kami ke Jepang. Sebab hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan tempat atau kepercayaan bisa pergi ke Jepang. Karena pemain itu harus membuktikan diri dulu di level nasional." Imam secara kualitas dan kompetensi mumpuni,” ujarnya.
Koko mengungkapkan, ini merupakan pengalaman pertama bagi Imam, dan pihak Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) pun juga menyampaikan jika Imam sangat dibutuhkan di Jepang."Kerjasamanya ini akan berjalan sekitar empat bulanan atau sampai Liga itu selesai dan ketika pulang nanti Imam langsung bergabung dengan Timnas U-21," ungkapnya.
Koko berharap supaya pemanggilan tersebut bisa memotivasi regenerasi, khususnya di klub di Ganevo. Koko juga ingin pemanggilan Imam itu juga bisa menambah motivasi atlet-atlet Indonesian yang lain supaya bisa berkarir di kancah internasional.
Dia ingin Imam ke Jepang bisa mencari ilmu, mencari wawasan yang luas, bisa berbaur sama pemain-pemain dari luar, disiplin yang tinggi. “Jadi dia pulang nanti bisa menjadi contoh dari klub Ganevo," tandasnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin