Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Manajemen PSIM Jogja Mengimbau kepada Para Suporter agar Tidak Lakukan Away di Putaran Kedua

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 15 November 2024 | 02:49 WIB
Jajaran manajemen PSIM Jogja saat melakukan koordinasi dengan para suporter
Jajaran manajemen PSIM Jogja saat melakukan koordinasi dengan para suporter

 

 

JOGJA - Manajemen PSIM Jogja mengumpulkan para suporter dari dua wadah yakni, dari perwakilan Brajamusti dan The Maident untuk melakukan koordinasi dan membangun sinergisitas bersama di putaran kedua yang akan datang. Pada kesempatan yang berlangsung di Monumen PSSI, Rabu (13/11) malam itu, jajaran manajemen Laskar Mataram juga mengingatkan kepada para suporter terkait masih adanya larangan away yang bisa saja berdampak negatif bagi klub ke depannya. 

 Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno dalam pertemuan tersebut menghimbau kepada para suporter agar bisa mematuhi regulasi dari PT LIB pada putaran kedua terkait larangan datang di laga away. Akan tetapi pihak manajemen bagaimanapun tetap membutuhkan dukungan dari para suporter untuk mengarungi kompetisi Liga 2 ini. "Kami ingin seluruh masyarakat Kota Jogja ini bisa mendukung PSIM secara positif. Semoga hal-hal yang kurang baik di putaran pertama tidak terjadi lagi supaya kami semua bisa mencapai mimpi kami bersama," katanya. 

 Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar mengucapkan terimakasih kepada para suporter PSIM Jogja yang selalu setia dan selalu memberikan dukungan yang luar biasa terhadap tik yang berjuluk Laskar Mataram ini di setiap laga home-nya. Sampai saat ini PSIM menjadi salah satu tim di Liga 2 yang memiliki catatan penonton terbanyak. Itu menjadi rekor sekaligus menjadi hal yang positif. "Harapannya hal ini bisa terus berlanjut ketika PSIM promosi ke Liga 1," lontarnya. 

 Baca Juga: Seto Dibikin Pusing, Tiga Pemain Muda PSIM Jogja Ikuti TC Timnas U-20, Begini Reaksinya...

Tak lupa Wendy juga menghimbau kepada para suporter PSIM Jogja agar bisa sedikit bersabar dan tetap mematuhi regulasi yang diterapkan oleh PT LIB terkait larangan away tersebut. Sebab menurutnya masa transisi terkait adanya larangan suporter away itu akan berakhir pada musim ini dan masih akan ditinjau ulang ke depannya. "Harapan kepada teman-teman semuanya agar bisa menjaga bersama-sama naik baik dan nama besar PSIM Jogja," ucapnya. 

 Presiden Brajamusti Muslich Burhanuddin mengungkapkan sebenarnya sejak awal kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 ini pihaknya sudah mengeluarkan statment terkait larangan away terhadap seluruh anggota baik dari tingkat Korwil ataupun Laskar."Mungkin kemarin dari pihak DPP melakukan sosialisasinya kurang. Jadi kami kemarin sudah meminta maaf ke manajemen. Supaya ke depan harapan kami di putaran kedua ini tidak ada lagi kejadian away lagi yang berakibat denda," ujarnya. 

 Pria yang akrab disapa Thole ini berharap kepada rekan-rekan suporter agar bisa memahami resiko dari militansi datang ke laga away itu sangat besar. Jangan sampai ketika PSIM Jogja membutuhkan poin di laga home hal tersebut malah menjadi boomerang. "Jangan sampai di dua laga away pada bulan November ini ketika nanti teman-teman hadir itu bisa mengakibatkan PSIM mendapatkan sanksi di laga home pertama," tegasnya. (ayu).

 

Editor : Din Miftahudin
#komdis #sanksi #Suporter #Brajamusti #PSSI #Laskar Mataram #the maident #PSIM Jogja