RADAR JOGJA - Lingga Wisnujati, pemain SMA BOPKRI 1 Yogyakarta (BOSA), bukan hanya berbakat di bidang basket, tetapi juga mahir memainkan gitar dan bass, sebuah bakat yang diwarisi dari ibunya yang telah lama berkecimpung di dunia musik.
Namun, kali ini Lingga membuktikan bahwa keahliannya di lapangan basket mampu mengantarkan BOSA ke semifinal Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Jogjakarta.
Dalam laga sengit melawan SMA Budi Utama, BOSA berhasil meraih kemenangan dengan skor 48-32 untuk mengamankan tempat di Fantastic Four.
Meski memimpin di setiap kuarter, BOSA sempat tertekan di kuarter keempat ketika Budi Utama menyamakan kedudukan pada skor 29-29 dengan enam menit tersisa.
Lingga menjadi pahlawan dengan aksi-aksi tusukannya yang menghasilkan 13 poin dan 2 assist, menutup peluang Budi Utama untuk mengejar dan mengamankan kemenangan BOSA.
“Pastinya seru ya gim tadi. Kita yang sudah unggul tiba-tiba dikejar dan sampai skornya sama,” ujar Lingga setelah pertandingan.
Ia menambahkan bahwa situasi tersebut menjadi pelajaran berharga bagi timnya.
“Kita sempat terkejar dan itu kita tersadar. Ini (semangat dan mental) bukan seperti BOSA. Akhirnya kita mengembalikkan lagi,” ujar pemain kelas 11 tersebut.
Menariknya, bola basket menjadi minat pertama Lingga sebelum ia mendalami musik.
“Aku basket dulu terus penasaran buat belajar musik. Ya, bisa lah kalau cuma main gitar sama bass,” terangnya.
Dalam laga kali ini, Lingga mendapat dukungan penuh dari ibunya yang hadir langsung di GOR UNY, Yogyakarta.
Melalui DBL Play, Lingga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada orang tuanya.
“Terima kasih sudah selalu dukung aku, Ma. Terima kasih sudah mau mondar mandir nganterin aku basket. Buat Papa, terima kasih juga sudah dukung aku. Semoga lancar rezekinya. Selalu andalkan Tuhan pokoknya dalam setiap perkara,” ungkapnya penuh haru.
Dengan semangat yang didukung keluarga dan performa gemilang, Lingga dan BOSA siap menghadapi tantangan berikutnya di semifinal Honda DBL with Kopi Good Day DI Yogyakarta 2024.
Editor : Bahana.