JOGJA - Legenda PSIM Jogja Danny Oktavianto memberikan dorongan serta motivasi kepada para anak-anak sekolah sepak bola (SSB) PORS Segoroyoso dalam agenda coaching clinic yang diselenggarakan oleh Pegadaian dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Motivasi tersebut diberikan karena ia ingin memunculkan pemain profesional dari Jogjakarta.
Dalam sesi coaching clinic tersebut Danny menjelaskan, untuk bisa menumbuhkan pemain yang profesional sang pelatih harus bisa memberikan pemahaman teknik dasarnya sepak bola dengan benar dan pas kepada para anak asuhnya."Pertama, sepak bola adalah proses. Jadi, pemain harus mengikuti prosesnya itu. Untuk SSB teknik dasar harus benar," lontarnya, Selasa (29/10).
Menurut Danny jika seorang pemain sudah bisa melakukan teknik dasar dengan benar, maka tahap selanjutnya pasti bisa enak atau bisa bermain dengan bagus."Prosesnya itu harus dikerjakan. Lakukan proses itu. Jangan bosan-bosan untuk berlatih dan berlatih," tegasnya.
Baca Juga: SSB MAS Rajawali Champion KU-10 Tahun, Di Ajang Grassroot Askot PSSI Kota Jogja 2024
Tak hanya itu, Danny juga berpesan kepada para pelatih dan adik-adik SSB agar melakukan latihan dengan maksimal. Sebab menurutnya hal tersebut merupakan kunci utama kesuksesan menjadi pemain profesional."Jangan bosan untuk berlatih. Itu kunci kesuksesan kalian. Yang membuat kamu sukses itu dari dasar, sederhana, biar bisa sukses," ujarnya.
Agenda coaching clinic ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pegadaian dan PT LIB. Sebab kompetisi Liga 2 tak ingin hanya sekedar menyajikan tontonan sepak bola yang seru di atas lapangan saja. Namun, kompetisi Pegadaian Liga 2 2024/2025 ini juga ingin hadir dalam segala bidang.
Mulai dari coaching clinic bersama sekolah sepak bola (SSB) yang ada di DIJ, lalu mendukung geliat UMKM di daerah-daerah, dan menekankan kepedulian terhadap lingkungan bersama para suporter.
Baca Juga: SSB Manggala Rebut Juara Walikota Cup 2023
Pada kesempatan ini, PT Pegadaian yang bekerjasama dengan PT LIB turun gunung langsung ke Jogjakarta bersama para fans dari PSIM Jogja untuk melakukan berbagai kegiatan untuk menjaga lingkungan serta penanaman pohon di sekitar area Stadion Mandala Krida.
Dalam acara tersebut, terdapat 25 bibit pohon yang ditanam bersama perwakilan suporter dari Brajamusti dan The Maident.
Pada kesempatan itu juga, Pegadaian bersama PT LIB juga melakukan pendataan UMKM dan mengumpulkan sampah bersama para suporter. Terdapat 100 stiker yang dibagikan untuk setiap UMKM dengan didampingi pengelola stadion dan perwakilan dari PSIM Jogja.
Kegiatan yang bertajuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Di mana kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak para suporter agar mengumpulkan sampah setelah selesai pertandingan pada hari itu juga. Lalu, setelah sampah terkumpul sampah tersebut langsung dikumpulkan ke bank sampah atau di titik yang sudah ditentukan oleh pengelola Stadion Mandala Krida.
Sampah yang terkumpul itu lalu akan ditimbang dan didata oleh petugas dari Pegadaian dan PT LIB. Di mana kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dan pihak-pihak yang terlibat supaya lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Sementara untuk bagian UMKM, PT LIB Pegadaian bersama PT LIB melakukan pelatihan serta pendampingan kewirausahaan dan agen perubahan kepada seluruh UMKM, suporter, dan pengelola stadion di setiap kota atau kabupaten terkait peningkatan pendapatan berbasis kegiatan ekonomi kreatif level UMKM tentang produksi dan penjualan, merchandise, sablon kaos, dan lain sebagainya.Baca Juga: SSB Baturetno Berhasil Memborong Juara di Ajang Grassroot Football Festival 2023
"Rangkaian kegiatan Pegadaian Peduli ini sangat menarik dan bermanfaat. Selain bisa menambah kepedulian dengan lingkungan, acara ini juga bisa mempererat hubungan dengan para suporter, UMKM, dan SSB di sekitar Jogja," ucap Media Officer PSIM Jogja Irza Triamanda. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin