SLEMAN - Tim bola basket SMAN 5 Jogja (Mache) menargetkan diri untuk bisa lolos ke babak fase grup di ajang kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2024 D.I. Jogjakarta. Tim putra SMAN 5 Jogja ini memang mengawali debutnya di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2024 D.I. Jogjakarta kurang mulus.
Sebab di laga perdana yang digelar pada hari, Senin (28/10) ini, anak-anak Mache belum bisa mengalahkan kekuatan dari tim putra SMA Pangudi Luhur. Randy dan kawan-kawan harus tunduk dengan skor 17-22.
Pelatih tim bola basket putra SMAN 5 Jogja Kukuh Hardopo Putro mengatakan, bukan tanpa alasan pihaknya hanya menargetkan diri untuk bisa lolos ke fase grup saja. Sebab pada Honda DBL with Kopi Good Day 2024 D.I. Jogjakarta ini timnya memulai proses dengan adanya jeda atlet yang dirasa belum memiliki jam terbang yang cukup."Karena itu kami harus berproses dulu dan nanti tahun berikutnya bisa memaksimalkan apa yang menjadi target kami," katanya, Senin (28/10).
Maka dari kekalahan ini Kukuh menyatakan akan melakukan berbagai evaluasi terhadap timnya, terutama masalah turnover yang dirasa itu memang menjadi masalah timnya dari awal. Sehingga di laga perdananya itu anak-anak Mache harus rela menelan kekalahan. "Ya memang itu harus kami perbaiki. Karena turnover adalah bagian dari kemenangan," tegasnya.
Tak hanya itu saja, Kukuh juga berpesan kepada para anak asuhnya agar di laga-laga selanjutnya bisa terus bisa mengevaluasi permainan. Sehingga di pertandingan ke depan harapannya para pemain jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama lagi."Karena kemenangan itu butuh proses. Mungkin hari ini kalah tapi ke depan kami mungkin saja bisa menjadi juara," tandasnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin