JOGJA - PSIM Jogja bertekad untuk mengamankan tiga poin saat menjamu Persekat Tegal pada pertandingan terakhir putaran pertama fase grup Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (27/10).
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara menyatakan, kemenangan ini wajib diraih. Apalagi mereka akan bertanding di kandang sendiri. Dan sejauh ini, Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja belum pernah terkalahkan di kandang sendiri pada musim ini."Mau tidak mau ya harus menang," tegasnya, Kamis (24/10).
Ya, PSIM Jogja belum pernah terkalahkan saat berlaga di Stadion Mandala Krida. Savio Sheva dan kawan-kawan berhasil memetik dua kali kemenangan dan satu kali imbang. Bahkan dari tiga pertandingan kandang tersebut, belum ada satu pun pemain lawan yang mampu membobol gawang Harlan Suardi.
Kendati demikian, Seto pun tetep tidak mau jemawa dengan pencapaian tersebut. Mantan pelatih PSS Sleman itu tetap meminta kepada para anak asuhnya agar tetap selalu fokus dan mewaspadai para pemain dari Laskar Ki Gede Sebayu julukan Persekat Tegal nanti.
Di sisi lain, penyerang PSIM Rafinha menjadi top skor sementara Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025. Bomber bernama lengkap Rafael Rodrigues itu mengoleksi tujuh gol dari tujuh laga yang tekah dimainkan. Diikuti striker Persikabo 1973, Fareed Sadad, dengan enam gol dan striker PSPS Pekanbaru, Omid Popalzay, juga mengoleksi enam gol.
Seto menyatakan memang Rafinha adalah striker yang mempunyai naluri gol yang bagus. Pelatih berusia 50 tahun itu meminta agar striker andalannya itu bisa kemnali mencetak gol di laga melawan Persekat Tegal nanti."Rafinha punya naluri untuk mencetak gol yang cukup baik," lontarnya.
Akan tetapi, Seto mengatakan jika banyaknya gol yang berhasil dilesatkan oleh Rafinha itu merupakan hasil dari kerja sama tim. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin