Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Calon Wakil Wali Kota Jogja Sri Widya Supena Ungkap Alasan Bisnis Emak-Emak Sering Bangkrut, Berikut Penjelasannya!

Iwan Nurwanto • Senin, 21 Oktober 2024 | 03:56 WIB

 

TURUN LANGSUNG: Calon Wakil Wali Kota Jogja Sri Widya Supena saat menjadi narasumber dalam diskusi Bisnis Emak-emak Anti Rungkad yang diselanggarakan di SM Tower, Minggu (20/10/2024)
TURUN LANGSUNG: Calon Wakil Wali Kota Jogja Sri Widya Supena saat menjadi narasumber dalam diskusi Bisnis Emak-emak Anti Rungkad yang diselanggarakan di SM Tower, Minggu (20/10/2024)
 

JOGJA - Kalangan ibu rumah tangga atau emak-emak memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis. Sayangnya, usaha yang dikelola oleh emak-emak kadang sering bangkrut. Sosok pengusaha yang juga calon wakil wali Kota Jogja Sri Widya Supena mengungkap penyebabnya.

Pena, sapaan akrabnya mengatakan, ada berbagai kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM sehingga tidak kunjung naik kelas. Misal karena kurangnya pemahaman dalam hal pemasaran. Sehingga membuat produknya pun kurang laku.

Selain itu, kata Pena, ada kendala dalam hal mengelola uang hasil usaha. Kalangan emak-emak, menurutnya, terkadang tidak bisa membedakan mana uang keuntungan usaha dengan uang yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Dampaknya membuat usaha tidak dapat berkembang dengan baik.

“Kemudian minimnya fasilitasi pelaku UMKM untuk belajar naik kelas, sehingga perlu banyak pendampingan finansial literasi dan update digitalisasi UMKM. Mudah-mudahan program seperti itu bisa menjadi jalan untuk naik kelas,” kata Pena saat ditemui, Minggu (20/10/2024).

 Baca Juga: Serunya The Big Tour Jelang Borobudur Marathon 2024 di Stadion Mandala Krida, Ada Lomba Estafet hingga Tarik Tambang

Sosok pendamping Heroe Poerwadi itu menyampaikan, sudah memiliki berbagai program ketika terpilih sebagai kepala daerah. Misalnya akademi pengusaha hepi yang memberi pendampingan pelaku UMKM.

Menurut Pena, program akademi pengusaha hepi nantinya bakal menjadi platform pelatihan UMKM di Kota Jogja. Sehingga kemudian dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk belajar naik kelas atau mengembangkan usahanya.

 Baca Juga: Upayakan Laju Inflasi Tetap Terjaga, TPID DIY Temui Sejumlah Tantangan

Pena pun turut mengajak kalangan emak-emak untuk berani memulai bisnis. Sebab potensi bisnis bagi kalangan emak-emak di Indonesia cukup besar. Lantaran banyak produk yang diproduksi oleh emak-emak banyak diminati.

Disamping itu, emak-emak pun bisa melakukan bisnisnya dari rumah tanpa mengesampingkan kewajiban utamanya sebagai ibu rumah tangga. Hal itu pula yang ditekankan dalam diskusi bisnis berjudul Bisnis Emak-emak Anti Rungkad yang diselanggarakan di SM Tower, Minggu (20/10/2024) siang.

“Kegiatan untuk memfasilitasi emak-emak yang pengen jadi entrepreneur,” sebut Pena. (inu/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#calon wakil wali kota #ibu rumah tangga #Sri Widya Supena #Jogja