SLEMAN - Universitas Islam Indonesia (UII) baru saja meluluskan mahasiswa Program Studi Profesi Arsitek. Para lulusan diharapkan mampu menerapkan kode etik profesi arsitek di dunia profesional.
Baca Juga: Mengenal Rahmatan Amartya Ula, Mahasiswi Teknik Kimia UII yang Mendalami Bidang Seni dan Budaya
Ketua Program Studi Profesi Arsitek UII Yulianto Purwono Prihatmaji mengatakan sebanyak 36 SKS telah ditempuh oleh mahasiswa. Mencakup sembilan mata kuliah, baik wajib maupun pilihan. "Selama proses pembelajaran, mahasiswa terlibat dalam mata kuliah studio arsitek profesional," kata Yulianto, Sabtu (19/10).
Mereka belajar tentang kepemimpinan arsitektur dan berkolaborasi dengan tenaga ahli multidisiplin, termasuk ahli mekanikal elektrikal dan struktur. "Tidak hanya belajar teori, tetapi juga berpraktik dalam proyek nyata, menjadikan mereka lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional," ujarnya.
Baca Juga: MAN 3 Sleman Gandeng UII Untuk Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Para Siswa. Apa yang Dilakukan?
Dalam rangka mengembangkan keterampilan praktis, mahasiswa juga mengikuti kegiatan kerja praktik di perusahaan konsultan yang tergabung dalam Yogyakarta Young Architect Forum (YYAF) selama tiga bulan. "Melalui pengalaman ini, mereka belajar tentang manajemen bisnis arsitektur dan berkesempatan langsung terjun ke dunia kerja," terangnya.
Banyak lulusan yang mendapatkan tawaran pekerjaan setelah menyelesaikan praktik, menunjukkan bahwa peluang kerja semakin terbuka bagi mereka."Kami berharap lulusan tidak hanya siap untuk bekerja, tetapi juga mampu menerapkan kode etik profesi dan kaidah tata laku arsitek yang telah mereka pelajari," tegasnya.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) sebagai wadah para arsitek untuk terus mendukung pengembangan karir lulusan."Semoga lulusan Program Studi Profesi Arsitek UII menjadi agen perubahan dalam industri arsitektur," ucapnya.
Baca Juga: Dikumpulkan sejak Kuliah, Suwarsono Muhammad Hibahkan 6.000 Buku ke Perpustakaan UII, Apa Alasannya?
Mereka akan menjalani karir dengan semangat menjaga nama baik almamater dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (gun/din)
Editor : Din Miftahudin