Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dihadiri Menteri Pelancongan dan Seni dari Serawak Malaysia, Targetkan Festival Batik 2024 Omzet Rp 500 Juta

Heru Pratomo • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:25 WIB
Festival Batik 2024
Festival Batik 2024

RADAR JOGJA - Rangkaian perayaan Hari Batik 2024, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY menggelar Festival Batik 2024 pada 18-20 Oktober 2024 di Atrium Jogja City Mall , Sleman.Kegiatan meliputi Pameran Batik, Talkshow . Lomba Desain Batik dan Fashion Show.  

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Syam Arjayanti menyampaikan, tema peringatan Hari Batik Nasional 2024 adalah Batik Menembus Batas Global. Festival kali ini digelar dengan beberapa tujuan antara lain, memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya batik yang kaya dan beragam, mendorong kreativitas para perajin dan desainer batik, sehingga menghasilkan inovasi baru dalam desain dan teknik pembuatan batik.

"Serta meningkatkan ekonomi lokal dengan memberikan ruang bagi para pengrajin dan pelaku industri batik untuk mempromosikan produk mereka," ujar Syam dalam laporannya.

Baca Juga: AS Monaco vs Lille OSC, Les Rouges et Blanc Ditahan Imbang Saat Bermain dengan 10 Pemain Setelah Jordan Teze Mandi Lebih Cepat

Baca Juga: Mengenal Wayang Kapi-Kapi: Warisan Unik Keraton Yogyakarta yang Sarat Nilai Filosofi

Selama festival digelar, para pengunjung mall dapat berbelanja batik dari para perajin UMKM di DIY. Selain promosi potensi batik , pada pameran kali ini ditargetkan mencapai omzet sebesar Rp 500 juta.

 

Syam berharap, pameran batik kali ini disamping menghadirkan pameran yang berkualitas tetapi juga mampu menampilkan produk yang siap kompetisi dengan barang import. Dengan berbagai perbaikan kualitas produk, sehingga bisa menjadi produk unggulan dan mampu bersaing di area pasar global.

 

“ Melalui pameran ini , kiranya dapat menjadi tonggak bagi kebangkitan batik di era revolusi digital saat ini, untuk lebih membangun semangat, geliat, serta meningkatkan citra Yogyakarta melalui batik. Lebih dari itu saya yakin, pelaksanaan pameran ini bisa pula berdampak pada tumbuhnya usaha usaha batik di Daerah Istimewa Yogyakarta,“ tegas Syam 

Baca Juga: Mazola Pede Menang saat Debut, PSS Sleman Sudah Pelajari Barito Putera

Baca Juga: Gunung Merapi di Sleman Muntahkan 31 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Kali Bebeng), Jarak Luncur 1.800 Meter

Sementara itu, Sekretaris Dinas DIY Benny Harsono menyampaikan, Festival Batik 2024 kali ini sangat istimewa karena dihadiri oleh Ministry of Tourism Creative Industry And Performing Art Sarawak Malaysia yaitu Datuk Sri Abdul Karim Rahman Hamzah. Untuk itu, Pemda DIY memberikan apreasi terutama kepada Menteri Pelancongan dan Seni dari Serawak Malaysia .

 

“ Kehadiran para delegasi tidak hanya mempererat hubungan hubungan persahabatan antarbangsa tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam memajukan seni dan budaya bersama,“ ujar Benny.

 

Selanjutnya Benny mengungkapkan, penyelenggaraan festival batik 2024 di Yogyakarta memiliki makna yang mendal am tidak hanya sebagai upaya untuk melestarikan sebagai warisan budaya namun juga sebagai ajang untuk meningkatkan apresiasi dan kecintaan masyarakat terhadap seni Batik . 

 

Sedangkan kehadiran para pengunjung yang tertarik dengan seni batik tentunya akan mendongkrak sektor pariwisata Memberikan manfaat bagi perekomomian daerah dan memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat kebudayaan dan destinasi wisata unggulan . 

 

“ Ke depan saya percaya bahwa festival batik ini akan terus berkembang menjadi ajang yang semakin besar dan tentunya beragam," ujar Benny.  

Editor : Heru Pratomo
#menteri #festival batik #Dinas Perdagangan #Syam Arjayanti #Jogja City Mall (JCM) #Benny Suharsono