Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lucunya Momen Calon Wakil Wali Kota Jogja Diroasting, Diolok-olok Soal Rendahnya UMR Sampai Sulitnya Anak Muda Beli Rumah

Iwan Nurwanto • Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:14 WIB

 

Momen saat Mas Gundul atau Sri Widya Supena diroasting dalam acara Wadul Mas Gundul yang diselenggarakan di Pendopo Kajengan Kotagede, Rabu (16/10/2024) malam.  (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)
Momen saat Mas Gundul atau Sri Widya Supena diroasting dalam acara Wadul Mas Gundul yang diselenggarakan di Pendopo Kajengan Kotagede, Rabu (16/10/2024) malam. (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)

JOGJA - Masa kampanye di Kota Jogja tidak hanya diisi soal penyampaian visi misi saja.

Namun, ada acara unik yang menjadi wadah untuk mengolok - olok atau roasting calon kepala daerah.

Namanya Wadul Mas Gundul yang diselenggarakan di Pendopo Kajengan Kotagede, Rabu (16/10) malam.

Adapun Wadul Mas Gundul diinisiasi oleh calon wakil wali kota Jogja Sri Widya Supena atau yang akrab disapa Pena.

Kegiatan tersebut dikemas dalam panggung seperti stand up comedy.

Bedanya, roasting lebih menjurus dalam bentuk olok-olok kepada seseorang.

Komika Orochi Maruf benar-benar "mencuci bersih" Pena dalam acara tersebut.

Mulai dari diejek soal followers instagramnya yang sedikit.

Sampai disodorkan berbagai persoalan yang dihadapi oleh anak muda.

Misalnya, soal upah minimum regional (UMR) Kota Jogja yang tergolong cukup rendah dibandingkan dengan daerah lain.

Kondisi tersebut membuat banyak anak muda sulit untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Maruf pun mencecar soal sulitnya anak muda Kota Jogja untuk mendapatkan rumah karena sedikitnya upah.

Kegelisahan tersebut dituangkan dalam bentuk guyonan yang cukup keras.

“Harga tanah di Jogja itu mahal, ada yang harganya lima juta tapi SHM-nya bentuk batu nisan, itu yang mampu dibeli,” ujar Maruf yang sontak memancing gelak tawa penonton.

Sementara itu, Pena mengungkapkan, bahwa acara Wadul Mas Gundul memang diinisiasi sebagai wadah penyampaian uneg-uneg anak muda.

Dalam kegiatan tersebut anak muda Kota Jogja bebas menyampaikan keresahannya kepada Mas Gundul yang tidak lain merupakan dirinya.

Menurut dia, anak-anak muda Kota Jogja memang banyak yang mengalami permasalahan.

Mulai dari mahalnya biaya untuk kuliah, sampai terpaksa terjerat pinjaman online (pinjol) demi mencukupi kebutuhan hidup.

“Keresahan anak muda banyak ternyata, itu membuat saya bersemangat untuk mengurai,” kata Pena. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#calon wali kota jogja #supeno #Heroe Poerwadi #Sri Widya Supena