SLEMAN – Ratusan peserta ambil bagian dalam Kuda Hebat Indonesia (KHI) Jogja Istimewa Cup 2024 yang diselenggarakan di KHI Stable, Kawedan, Bangunkerto, Turi. Kompetisi ini diharapkan jadi ajang untuk menjaring para equestrian muda, khususnya di Jogjakarta. "Ini kali kedua. Tahun lalu kami lihat animo dan minatnya sangat besar," ujar event director Budi Tulodo.KHI
Baca Juga: Jalani Debut, M Sofyan Persembahkan Emas Perdana Tim Berkuda Equestrian PON XXI Sumut-Aceh 2024
Menurutnya, pesertanya sudah mencapai sekitar 750 orang. Sementara kudanya mencapai 197. Kegiatan semacam ini juga jadi bagian dari KHI untuk mendukung para equestrian untuk bisa maju di kompetisi nasional.
Kompetisi ini dilangsungkan sejak Rabu (16/10) hingga Minggu (20/10). Ada berbagai kelas yang ditandingkan. Mulai dari dressage, walk trot, preliminary german, preliminary FEI, elementary, dan medium. Pesertanya dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya," katanya.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Berkuda Pemula di Jogja, Yuks Intip Lokasinya !
Budi menilai, equestrian muda di Jogja memiiki banyak potensi. Hal ini terlihat dari mayoritas peserta yang berasal dari usia di bawah 21 tahun. Saat 2021 di Semarang, dia membuat kompetisi serupa. Antusiasme paling banyak itu justru dari Jogja. “Di sini banyak klub kecil, tetapi belum banyak yang mempelopori," terangnya.
Baca Juga: 148 Kuda Ikuti Kejurnas Indonesia Derby di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung Bantul
Menurutnya, pengembangan olahraga ini memang tidak mudah. Sebab, membutuhkan fasilitas yang besar. Selain itu, diperlukan pelatih kuda yang mayoritas masih berasal dari Jabodetabek. "Harapannya pemerintah setempat juga bisa ikut mendukung. Ini yang kami perlukan," tandasnya.
Salah seorang peserta asal Sleman Alodia Ratmadivya Sega mengaku mengikuti dua kelas, yakni preliminary german, preliminary FEI. "Persiapanku sebulan. Cukup menantang, tapi seru," ucap perempuan berusia 12 tahun yang bercita-cita jadi atlet berkuda ini. (del/din)
Editor : Din Miftahudin