Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bendungan Bener Akan Atasi Masalah Pengairan Sawah, Untuk Wilayah Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo

Jihan Aron Vahera • Kamis, 17 Oktober 2024 | 00:00 WIB


PROGRESS: Sejumlah pejabat termasuk Pjs Bupati Purworejo saat melakukan kunjungan ke PSN Bendungan Bener beberapa waktu lalu.   
PROGRESS: Sejumlah pejabat termasuk Pjs Bupati Purworejo saat melakukan kunjungan ke PSN Bendungan Bener beberapa waktu lalu.  

 

PURWOREJO - Proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Bener digadang-gadang akan mampu menangani permasalahan ketersediaan air saat musim kemarau. Utamanya, masalah terkait pengairan sawah.Baca Juga: Operasi Zebra Candi 2024 Dimulai, Masyarakat Purworejo Didorong Agar Tertib Berlalu Lintas

Mengingat, selama ini saat kemarau, sebagian besar sawah di wilayah Kabupaten Purworejo menganggur. Lantaran, air yang ada minim sehingga tidak cukup untuk mengairi areal persawahan.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Gatut Bayuadji mengungkapkan, saat ini progres pembangunannya telah mencapai 49 persen. Bendungan Bener akan memasok air untuk tiga kabupaten.Kabupaten Purworejo sebesar 508 meter kubik/detik. Untuk wilayah Kebumen 300 meter kubik/detik dan Kulon Progo 700 meter kubik/detik. "Untuk Kulon Progo dalam rangka program menunjang perkembangan kontrak Eco City," imbuhnya.

PPK Bendungan Bener M Yushar Yahya mengungkapkan, saat ini proses pembangunan Bendungan Bener masih fokus untuk penyelesaian pekerjaan timbunan main intake dan spillway. "Untuk target selesai di 2026," ucap dia.

Sementara, Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi mengatakan, Dirjen Serealia Kementan beberapa waktu lalu berkunjung ke Kabupaten Purworejo. Pun, meminta agar Kabupaten Purworejo meningkatkan luas lahan tanam karena Purworejo merupakan daerah penyangga pangan. "Namun untuk mewujudkan hal itu, ketersediaan air menjadi kendala utama," katanya Rabu (16/10).

Dia berharap, dengan adanya Bendungan Bener itu, nantinya volume air dapat dikelola dengan baik. Yaitu, saat musim penghujan air ditampung dan saat musim kemarau dimanfaatkan. Harapannya, dengan progres yang sudah 49 persen ini, bendungan dapat selesai tepat waktu dan tepat guna.

Menurutnya, pembangunan Bendungan Bener membutuhkan effort yang luar biasa. Selain itu, perlu adanya koordinasi berkelanjutan antara pemerintah pusat, Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Purworejo. (han/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#Kekeringan #Pertanian #kebumen #Kulon Progo #sawah #Eco City #Bendungan Bener #Purworejo