Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Demi Percepatan Bantuan Darurat ke Masyarakat, Legislator DPRD Kota Jogja Minta Birokrasi Harus Dipermudah

Iwan Nurwanto • Rabu, 16 Oktober 2024 | 15:05 WIB
PELAYANAN: Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkot Jogja melayani warga pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran 2024, (16/4).
PELAYANAN: Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkot Jogja melayani warga pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran 2024, (16/4).

 

 

 

RADAR JOGJA - Briokrasi pemerintah masih sering jadi sorotan. Termasuk bagi Affan Baskara Patria yang kembali diberikan kepercayaan sebagai anggota DPRD Kota Jogja untuk periode 2024-2029. Di periode kedua ini, Affan akan mendorong efisiensi birokrasi pemerintah. Sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan bantuan.

Anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, birokrasi yang rumit menjadi salah satu kendala bagi sebagian masyarakat untuk mendapatkan bantuan pemerintah. Padahal, tidak sedikit ada hal yang  bersifat darurat dan harus segera dilakukan penanganan.

Karena itu, Affan berkomitmen untuk mendorong kemudahan birokrasi di lingkup pemerintah kota (pemkot). Sehingga program-program yang sifatnya darurat pun bisa cepat ditangani tanpa melalui proses birokrasi yang panjang.

Baca Juga: Bantul Masih Fokus Tangani Kekeringan, Droping Air Masih Terus Dilakukan

Baca Juga: Sisir Siswa Tercecer, Disdikpora Kota Jogja Gandeng CSR Berikan Beasiswa bagi Pelajar SD untuk Dukung Pendidikan

“Sistem birokrasi yang terlalu rumit sangat menyulitkan masyarakat. Sehingga birokrasi di pemerintahan harus dibuat semakin mudah, apalagi untuk hal-hal yang sifatnya darurat,” ujar Affan kepada Radar Jogja, Senin (14/10).

Berdasarkan pengalaman di periode sebelumnya, Affan menilai, banyak masyarakat yang mengeluh soal rumitnya birokrasi pemerintahan. Misal, ada proyek pembangunan drainase di sebuah wilayah yang harus segera dikerjakan karena akan memasuki musim penghujan.

Namun karena birokrasi yang panjang, proyek perbaikan drainase tersebut tidak bisa segera dikerjakan karena harus menunggu proses penganggaran. Hal tersebut kemudian berdampak pada permasalahan yang tidak kunjung selesai.

Anggota DPRD Kota Jogja yang dipilih dari Dapil 4 Kota Jogja ini pun mendorong agar kepala daerah yang terpilih nantinya dapat menyediakan anggaran khusus untuk hal-hal darurat. Penggunaan anggaran darurat itu penting juga dibuat semudah mungkin tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang.

Baca Juga: Polisi Sebut Ada Enam Titik Rawan Gesekan Simpatisan Partai Saat Kampanye Terbuka Pilkada 2024, Berikut Daftarnya !

Baca Juga: Polisi Sebut Ada Enam Titik Rawan Gesekan Simpatisan Partai Saat Kampanye Terbuka Pilkada 2024, Berikut Daftarnya !

Baca Juga: OJK DIY Imbau Masyarakat Cermat dan Bijak Pilih Produk Asuransi, Terutama bagi Generasi Muda

Di samping pentingnya efisiensi birokrasi, Affan juga mendorong pemkot bisa terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Jogja. Sehingga program-program pemberdayaan masyarakat pun menjadi sesuatu yang penting untuk terus digalakkan oleh kepala daerah yang baru nantinya.

Upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurut Affan, dapat diupayakan dengan terus meningkatkan jumlah sarjana di Kota Jogja. Menurutnya, pemerintah harus punya program bantuan pendidikan hingga perguruan tinggi. Terkhusus yang menyasar masyarakat miskin. “Bekal ilmu bagi anak-anak muda di Kota Jogja sangat penting, karena bisa dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” tandas Affan. (*/inu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Kota Jogja #birokrasi #anggota dewan #DPRD