Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Investor Pasar Modal di DIY Tumbuh 1,4 Persen Setiap Bulan, Mayoritas Investor Usia 31-40 Tahun

Gregorius Bramantyo • Rabu, 16 Oktober 2024 | 02:31 WIB

 

ilustrasi keuangan
ilustrasi keuangan

 

 

JOGJA – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mencatat ada penambahan 2.950 investor pada Agustus 2024. Sehingga total investor di DIY sampai Agustus 2024 mencapai 213.751 investor.

 Baca Juga: Pencatatan Perdana EBAS-SP di Bursa Efek, BSI: Ini Gebrakan Baru Tumbuhkan Ekonomi Syariah

Kepala BEI Yogyakarta Irfan Noor Riza mengatakan, investor DIY berdasarkan usia paling banyak adalah 31 sampai 40 tahun sebesar 28,63 persen per bulan Agustus 2024. Kemudian investor berusia 18 hingga 25 tahun sebesar 26,33 persen. Lalu investor berusia 26 sampai 30 tahun sebesar 24,69 persen. “Sisanya investor berusia 41 tahun ke atas sebanyak 20,35 persen,” katanya, Selasa (15/10/2024).

 Baca Juga: Investasi Bursa Efek Syariah Makin Diminati

Dari angka tersebut jika dilihat berdasarkan profesi yang paling banyak adalah pegawai swasta sebesar 37,74 persen. Lalu pelajar dan mahasiswa sebanyak 20,12 persen dan pengusaha 13,41 persen. Sementara pegawai negeri sebesar 6,91 persen, dan ibu rumah tangga 4,51 persen.

 

Irfan menyebut, pihaknya mengaku cukup puas dengan pertumbuhan investor pada Agustus 2024. Dalam satu bulan, rata-rata jumlah investor DIY tumbuh sebesar 1,40 persen.

 Baca Juga: Meski Melambat, Ekonomi DIY Tetap Tumbuh di Triwulan II 2024, Didukung Peningkatan Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat

Ia merinci, penambahan investor dari bulan ke bulan sepanjang 2024 yakni pada Januari sebanyak 3.441 investor, Februari 3.339 investor, Maret 3.476 investor, lalu April sebanyak 3.890 investor.“Kemudian pada Mei sebanyak 3.129 investor dan Juni 2024 sebanyak 4.225 investor. Untuk Juli 2.584 investor dan Agustus 2.950 investor,” jelasnya.

 

Irfan menuturkan, BEI DIY telah mengembangkan pasar modal di DIY dan bekerjasama dengan 57 Galeri Investasi BEI (GI BEI) di DIY. Ditambah satu Galeri BEI Digital di Turki yang merupakan galeri satelit atau galeri turunan dari salah satu GI BEI kampus di DIY.

 

Dari 58 GI BEI tersebut, satu GI BEI berada di salah satu emiten di DIY. Kemudian 46 GI BEI ada di beberapa perguruan tinggi. Serta tiga GI BEI non-kampus, termasuk satu GI BEI Digital di Turki. Ditambah dengan Galeri Edukasi (GE) BEI di delapan SMA di DIY."Kami berencana akan menambah empat galeri lagi sampai akhir tahun 2024 ini. Sehingga harapan kami menjadi total 62 GI BEI," ungkap Irfan. (tyo)

Editor : Din Miftahudin
#BEI #keuangan #Bursa Efek Indonesia #investor #BEI Yogyakarta