JOGJA - Sembilan pengendara dengan delapan motor vespa memulai perjalanannya dari Yogyakarta hingga Kota Sabang, Aceh, Sumatra. Bukan tanpa tujuan, para rider motor tua yang tergabung dalam wadah Drama Vespa itu punya misi untuk mengenalkan kopi nusantara.
Sembilan orang rider Drama Vespa nampak sibuk sebelum melakukan perjalanannya ke Sabang pada Senin (14/10). Mengambil titik kumpul di Imah Kopi Umbulharjo, mereka benar-benar mempersiapkan diri maupun kendaraan yang akan digunakan untuk touring dengan waktu dua bulan tersebut.
Leader Touring Drama Vespa Mohammad Yuni Rusdiana mengatakan, perjalanan timnya dari Yogyakarta hingga Sabang itu memiliki tujuan untuk mengeksplorasi kopi-kopi nusantara. Para rider pun turut membawa mesin pembuat kopi dan barista.
Sehingga, biji kopi yang didapatkan pada tiap daerah bisa langsung disajikan. Entah itu kepada komunitas vespa lain atau penikmat kopi yang ditemui.
Pria yang akrab disapa Uun ini membeberkan, bahwa Drama Vespa akan menempuh perjalanan sekitar 10.000 kilometer. Setidaknya mereka juga akan mampir ke sembilan daerah penghasil kopi.
“Nanti kami akan singgah di Sukabumi, Lampung, Bengkulu, Padang, Aceh, Medan, Palembang, Batam, dan Bangka Belitung,” ujar Uun saat ditemui.
Pria 31 tahun ini menjelaskan, bahwa Drama Vespa juga memiliki misi untuk mengenalkan potensi biji kopi yang ada di Indonesia. Agar kemudian masyarakat pun bisa tahu bahwa biji kopi nusantara juga memiliki kualitas bagus.
Hasil dari perjalanan Jogja-Sabang itu, kata Uun, nantinya Drama Vespa akan mendapatkan 13 sampai 15 biji kopi. Proses perjalanan tersebut nantinya juga akan dibuat menjadi film dokumenter.
Diakuinya, perjalanan Jogja-Sabang memang banyak memiliki tantangan. Terlebih dengan kondisi musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke penghujan.
Oleh karena itu, sembilan rider Drama Vespa benar-benar mempersiapkan kendaraan dan kondisi tubuhnya. Agar perjalanan bertajuk Telusur Aroma Kopi Nusantara itu bisa berjalan tanpa halangan.
Baca Juga: Petani Jangan Jemur Cabai Langsung di Bawah Matahari, Ini Saran DP3 Sleman
“Khusus untuk kendaraannya kami akan beristirahat setiap dua jam,” terang Uun.
Selain diikuti oleh warga lokal, rider asal Perancis Adel juga akan ikut dalam perjalanan tersebut. Menurut dia, perjalanan Jogja-Sabang itu sekaligus menjadi bulan madu bersama suaminya Uun yang pernikahannya dilangsungkan pada bulan Juni lalu.
“Proses perjalanan ini akan menarik bagi saya, karena saya bisa belajar buat kopi sekaligus mengenal ragam budaya Indonesia,” kata wanita 27 tahun ini.
Direktur PT. RFS yang menaungi Imah Kopi Nana A Hanafi mengatakan, perjalanan Drama Vespa Jogja-Sabang akan menjadi upaya membangun industri kopi berkualitas. Sekaligus riset untuk mencari biji kopi terbaik yang ada di Indonesia.
Menurut Nana, kekayaan kopi nusantara sangat luar biasa. Sebab setiap daerah punya ciri khas masing-masing. Dia pun berharap, dengan adanya dukungan dari Imah Kopi tersebut bisa membuat biji kopi Indonesia semakin mendunia.
“Idealismenya, Indonesia akan mendunia melalui Imah Kopi," tegas Nana. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin